
Bola.net - Kepemimpinan wasit Adi Riyanto, pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019 antara Bhayangkara FC dan Madura United, disoal. Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengaku akan mengadukan kepemimpinan wasit asal Kendal tersebut ke PSSI.
"Kami pasti akan mengajukan protes kepada PSSI terkait gol yang dianulir ini. Kami akan mengikuti mekanisme yang ada," kata Haruna, usai pertandingan.
"Protes ini akan kami sertai bukti-bukti yang sudah dikumpulkan agar PSSI bisa mencermati dan mengevaluasi wasit yang bertugas pada hari ini," sambungnya.
Sebelumnya, Madura United sukses mencuri angka kala menantang Bhayangkara FC pada laga pekan ke-12 Shopee Liga 1 musim 2019. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Madya Senayan Jakarta, Senin (05/08), kedua tim bermain imbang 1-1. Gol Bhayangkara pada laga ini dicetak Indra Kahfi, sedangkan gol balasan Madura United dicetak Jaimerson da Silva.
Sebelum gol Jaimerson, Madura United sempat mencetak gol ke gawang Bhayangkara, melalui sepakan Beto Goncalves. Namun, gol ini dianulir wasit karena sebelumnya ada pelangaran pemain Bhayangkara pada Engelberd Sani.
Apa yang menjadi keberatan Haruna soal dianulirnya gol tersebut? Simak di bawah ini.
Keuntungan bagi Madura
Menurut Haruna, keputusan wasit Adi Riyanto menghentikan pertandingan merupakan kesalahan fatal. Pasalnya, wasit tak semestinya menghentikan laga, karena meski ada pelanggaran, bola masih terhitung keuntungan bagi Madura United.
"Pada pelanggaran yang dilakukan pemain Bhayangkara pada Engelberd Sani, posisi bola masih menguntungkan Madura," papar Haruna.
"Ini posisi ketika pertandingan tak boleh dihentikan. Namun, justru setelah gol, wasit meniup peluit pelanggaran. Ini adalah kesalahan fatal yang harus jadi catatan bagi sepak bola kita ke depannya," ia menambahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Selenggarakan Turnamen FIFA 19, Total Hadiah Rp50 Juta!
Bolatainment 6 Agustus 2019, 17:00
-
Gol Dianulir, Madura United Lapor ke PSSI
Bola Indonesia 6 Agustus 2019, 01:51
-
Terbang ke Spanyol, Vamos Indonesia Bidik Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 3 Agustus 2019, 01:15
-
PSSI Berikan Rekomendasi ke PSM Berdasarkan Standar Keamanan FIFA
Bola Indonesia 30 Juli 2019, 22:40
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR