Bola.net - Gubernur Riau HM Rusli Zainal berjanji menanggapi serius protes tim PON sepakbola Papua. Tim yang paling awal datang tersebut mengeluhkan kondisi Stadion Narasinga tempat penyisihan cabor sepakbola PON Riau XVIII/2012.
"Saya akan pelajari secara teknis, mungkin tidak seluruhnya yang dikeluhkan (Papua) itu tak bisa dibenahi secepatnya," kata Rusli.
Rusli mengaku belum memahami isi surat protes kontingen Papua terkait kondisi stadion di Kabupaten Indragiri Hulu itu. Karena itu, ia juga tak bisa memastikan kondisi terakhir di stadion itu benar-benar tidak layak pakai untuk pertandingan PON, sehingga harus dipindahkan.
"Makanya saya akan cek dulu, yang penting kondisi stadion tidak sampai ganggu fungsinya untuk pertandingan. Lagipula kita masih banyak lapangan lainnya untuk menggelar pertandingan," ucapnya.
Secara terpisah, Sekretaris tim Pengawas dan Pengarah dari KONI, Erman Samusi mengatakan belum bisa mengambil keputusan terkait protes kontingen Papua. Ia berjanji keputusan untuk mencari solusi tersebut akan diumumkan sebelum pertandingan penyisihan sepak bola dimulai pada tanggal 5 September.
"Secepatnya akan kami putuskan, masih ada waktu sebelum pertandingan," tukasnya.
Sebelumnya, tim Papua melayangkan surat protes terkait kondisi Stadion Narasinga. Wakil Manajer tim, Nico Dino mengatakan kondisi lapangan sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan taraf nasional.
Sebabnya, kondisi tanahnya terlalu keras, permukaan tak rata, rumput tidak dipasang sempurna, dan beberapa permukaan berlubang. Selain itu, tempat ganti pemain dan tribun penonton juga masih belum rampung dibangun.
(ant/end)
"Saya akan pelajari secara teknis, mungkin tidak seluruhnya yang dikeluhkan (Papua) itu tak bisa dibenahi secepatnya," kata Rusli.
Rusli mengaku belum memahami isi surat protes kontingen Papua terkait kondisi stadion di Kabupaten Indragiri Hulu itu. Karena itu, ia juga tak bisa memastikan kondisi terakhir di stadion itu benar-benar tidak layak pakai untuk pertandingan PON, sehingga harus dipindahkan.
"Makanya saya akan cek dulu, yang penting kondisi stadion tidak sampai ganggu fungsinya untuk pertandingan. Lagipula kita masih banyak lapangan lainnya untuk menggelar pertandingan," ucapnya.
Secara terpisah, Sekretaris tim Pengawas dan Pengarah dari KONI, Erman Samusi mengatakan belum bisa mengambil keputusan terkait protes kontingen Papua. Ia berjanji keputusan untuk mencari solusi tersebut akan diumumkan sebelum pertandingan penyisihan sepak bola dimulai pada tanggal 5 September.
"Secepatnya akan kami putuskan, masih ada waktu sebelum pertandingan," tukasnya.
Sebelumnya, tim Papua melayangkan surat protes terkait kondisi Stadion Narasinga. Wakil Manajer tim, Nico Dino mengatakan kondisi lapangan sangat tidak layak untuk menggelar pertandingan taraf nasional.
Sebabnya, kondisi tanahnya terlalu keras, permukaan tak rata, rumput tidak dipasang sempurna, dan beberapa permukaan berlubang. Selain itu, tempat ganti pemain dan tribun penonton juga masih belum rampung dibangun.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Riau Tanggapi Protes Tim PON Papua
Bola Indonesia 31 Agustus 2012, 16:18
-
Adaptasi Cuaca, PON Jatim Berangkat Lebih Awal
Bola Indonesia 31 Agustus 2012, 10:15
-
Tim PON Sepakbola Papua Tiba Lebih Awal
Bola Indonesia 30 Agustus 2012, 14:40
-
Dualisme Organisasi, PSSI Jambi Rombak Tim PON
Bola Indonesia 30 Agustus 2012, 13:15
-
Fandi Cueki Persebaya Lagi, Bima Cari Klub
Bola Indonesia 30 Agustus 2012, 12:00
LATEST UPDATE
-
Saran Dari Legenda, Ini Dua Nama Gelandang yang Harus Dikejar MU
Liga Inggris 6 April 2026, 13:43
-
Bruno Fernandes Siapkan Penggantinya di Manchester United, Ini Sosoknya!
Liga Inggris 6 April 2026, 13:24
-
Juventus Sempurna untuk Robert Lewandowski
Liga Italia 6 April 2026, 12:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13


























KOMENTAR