"Saya senang, dalam sidang kedua ini kami -sebagai pemohon- diberi kesempatan Majelis Hakim KIP untuk bercerita tentang dasar permintaan informasi ke PSSI," ujar Helmi, pada Bola.net.
"Namun, saya sedikit menyesalkan kenapa PSSI sebagai termohon masih saja meminta penundaan persidangan padahal mereka juga sudah mengirimkan pengacaranya," sambungnya.
Sebelumnya, pukuk 10.00 pagi ini, KIP menggelar sidang lanjutan gugatan FDSI pada PSSI. Poin gugatan FDSI adalah pemaparan dokumen publik sebagai berikut: Dokumen kontrak antara PSSI dengan stasiun televisi, rincian penerimaan dan penggunaan hak siar Timnas Senior dan Timnas U-19 selama tahun 2012-2014, pengelolaan dana hak siar dan sponsorship termasuk: berapa jumlah tiket yang telah dicetak PSSI sepanjang penyelenggaraan Piala AFF U-19, Pra Piala Asia U-19 tahun 2013, dan Tour Nusantara U-19 tahun 2014 juga rincian distribusi keseluruhan kategori tiket yang telah dicetak.
Selain itu, mereka juga menuntut adanya transparansi pemasukan dari sponsorship apparel Timnas Senior, U-23 dan Kebijakan yang perubahan tiket selama pertandingan piala AFF. Tak ketinggalan, laporan keuangan dan hasil audit keuangan PSSI selama periode 2005-13 juga rincian laporan keuangan penyelenggaraan kongres PSSI dari tahun 2005-14 juga diminta untuk dibuka pada publik.
Sementara itu, sidang hari ini diwarnai oleh ketidaksiapan pengacara PSSI. Dia tak mampu menunjukkan surat tugas resminya. Akibatnya, Majelis Hakim sempat menegur sang pengacara tersebut.
Sidang ini akhirnya kembali ditunda dan bakal dilanjutkan Senin, 27 Oktober 2014 pukul 15.00 sore. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komdis PSSI Paparkan Alasan Enggan Hukum Arema
Bola Indonesia 23 Oktober 2014, 21:19
-
Manajemen Persipura Ingin PSSI Ikut Sikapi Ulah Jaksen Tiago
Bola Indonesia 23 Oktober 2014, 19:47
-
Gugatan ke PSSI Ditanggapi Positif KIP, FDSI Senang
Bola Indonesia 23 Oktober 2014, 14:54
-
2015, Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19
Tim Nasional 20 Oktober 2014, 17:50
-
Djohar: Uzbekistan Sudah Kewalahan, Memang Belum Rejeki
Tim Nasional 10 Oktober 2014, 19:28
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR