
Bola.net - Arema FC mendapat tuntutan untuk mundur dari kompetisi BRI Liga 1 2022/2023. Tuntutan tersebut datang dari salah satu kelompok suporter yang mengatasnamakan Arek Malang.
Tuntutan itu disampaikan pada aksi yang dilakukan Arek Malang pada Minggu 15 Januari 2023 lalu. Kala itu, Arek Malang menggelar aksi di depan kantor Arema FC yang terletak di jalan Mayjen Pandjaitan 42, Kota Malang.
Aksi digelar sekitar pukul 12.15 WIB. Mereka berjalan kaki, membawa poster, dan spanduk tuntutan. Ada tiga tuntutan utama dari Arek Malang, salah satunya adalah meminta Arema FC mundur dari kompetisi BRI Liga 1.
Andai Arema FC benar-benar mundur dari BRI Liga 1, sesuai dengan tuntutan Arek Malang, ada beberapa sanksi yang bakal menanti. Apa saja sanksi tersebut? Simak ulasan lengkapnya berdasarkan regulasi BRI Liga 1 2022/2023 di bawah ini ya Bolaneters.
Denda Rp5 Miliar dan Saksi 2 Musim
PT Liga Indonesia Baru sebagai operator BRI Liga 1 2022/2023 telah mengatur secara rinci tentang konsekuensi jika ada klub yang mundur di tengah kompetisi. Hal tersebut tertuang dalam regulasi Liga 1 pasal 7.
Pada pasal tersebut, klub yang mundur pada putaran pertama akan mendapat denda Rp3 miliar. Hitungan putaran pertama adalah antara pekan ke-1 hingga ke-17.
Sedangkan, jika mundur pada putaran kedua, klub akan mendapat sanksi Rp5 miliar. Putaran kedua dihitung antara laga pekan ke-18 dan ke-34.
Selain itu, klub yang mundur dari BRI Liga 1 2022/2023 juga akan mendapatkan diskualifikasi dalam dua musim ke depan. "dan hanya dapat bermain di kompetisi yang akan ditentukan oleh PSSI," tulis regulasi tersebut. Artinya, klub itu belum tentu bermain di Liga 1 lagi.
Sanksi Tambahan

Selain dua sanksi di atas, masih ada beberapa sanksi lain yang bakal diterima klub yang mundur dari BRI Liga 1 2022/2023. Klub tersebut sangat mungkin mendapat denda lebih besar karena harus menanggung kerugian pihak-pihak yang terkait.
"Klub yang mengundurkan diri harus membayar biaya kompensasi terhadap kerugian yang timbul dan dialami oleh Klub lainnya, PSSI, LIB, sponsor, televisi dan pihak terkait lainnya. Nilai kompensasi akan ditetapkan oleh LIB," bunyi pasal 7 ayat 1 poin c.
"Klub yang mengundurkan diri dapat dilaporkan ke Komite Disiplin PSSI untuk mendapatkan sanksi tambahan," bunyi pasal 7 ayat 1 poin f.
Sanksi Lengkap Klub yang Mundur dari BRI Liga 1
1. Apabila terdapat Klub yang menyatakan mengundurkan diri setelah dimulainya BRI Liga 1, berlaku hal-hal sebagai berikut:
a. seluruh hasil Pertandingan yang telah dijalankan oleh Klub yang mengundurkan diri dibatalkan dan dinyatakan tidak sah. Seluruh poin dan gol yang diraih dalam Pertandingan-Pertandingan tersebut, baik oleh Klub tersebut dan Klub lawan, tidak akan dihitung dalam hal menentukan Klasemen akhir dan dihilangkan dari Klasemen BRI Liga 1;
b. seluruh Pertandingan terjadwal dari Klub yang mengundurkan diri akan dibatalkan;
c. Klub yang mengundurkan diri harus membayar biaya kompensasi terhadap kerugian yang timbul dan dialami oleh Klub lainnya, PSSI, LIB, sponsor, televisi dan pihak terkait lainnya. Nilai kompensasi akan ditetapkan oleh LIB;
d. diskualifikasi terhadap Klub yang mengundurkan diri dari BRI Liga 1 di 2 musim berikutnya dan hanya dapat bermain di kompetisi yang akan ditentukan oleh PSSI;
e. Klub yang mengundurkan diri dihukum denda sebesar Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar rupiah) apabila mengundurkan diri pada putaran 1 (pekan Pertandingan ke-1 hingga ke-17) dan sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima
milyar rupiah) apabila mengundurkan diri pada putaran 2 (pekan Pertandingan ke-18 hingga ke-34);
f. Klub yang mengundurkan diri dapat dilaporkan ke Komite Disiplin PSSI untuk mendapatkan sanksi tambahan; dan
g. Klub yang mengundurkan diri harus mengembalikan seluruh kontribusi yang telah diterima yang terkait penyelenggaraan BRI Liga 1.
Klasemen BRI Liga 1 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Jadwal Lengkap BRI Liga 1 2022/2023
- BRI Liga 1 Tanpa Degradasi, Begini Cari Aji Santoso Jaga Motivasi Pemain Persebaya
- Skuad Persebaya Komplet, Aji Santoso Percaya Diri Hadapi Persita
- PSIS Semarang Tertarik Tunjuk Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Kepala
- Persik Kediri Siap Curi Poin di Kandang Bhayangkara FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Mempertimbangkan Opsi Bubar
Bola Indonesia 30 Januari 2023, 08:51
-
Akibat Tragedi Kanjuruhan, Perjuangan Arema FC Dapatkan Club Licensing Lebih Berat
Bola Indonesia 23 November 2022, 08:55
-
Akhir Pekan Ini, Aremania Hitamkan Penjuru Kota Malang
Bola Indonesia 20 November 2022, 15:59
-
Tuntut Pengusutan Tuntas Tragedi Kanjuruhan, Aremania Kirim Ratusan Surat ke Presiden
Bola Indonesia 17 November 2022, 13:55
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR