Ketika diwawancarai Bola.net, Selasa (17/11) siang di Best Western Papilio Hotel Surabaya, Iwan mengatakan bahwa Surabaya United memiliki materi pemain yang bagus. Gaya bermainnya pun sebenarnya juga bagus.
"Gaya mainnya Surabaya United tidak amatir, tapi bodoh dan tidak punya strategi," ucap pelatih asal Aceh ini.
"Gaya mainnya dewasa. Ada Evan Dimas, Pedro Javier. Ada Otavio Dutra di belakang, dan Firli sebagai duetnya. Lalu ada Fatchurohman dan Putu Gede di bek kiri dan kanan. Luar biasa," sambung eks pelatih Persela ini.
Sayang potensi yang ada ini justru tak mampu dimanfaatkan Ibnu Grahan sebagai head coach. "Pelatihnya tidak mampu membikin mereka bermain sebagai tim profesional. Padahal materinya adalah profesional," tutur Iwan. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Pertanyakan Kesahihan Data Iwan Setiawan
Bola Indonesia 17 November 2015, 19:09
-
PSM Dinilai Tim Amatiran, Liestiadi: No Comment
Bola Indonesia 17 November 2015, 17:35
-
Bali United Disebut Tim Amatir, Indra Sjafri Tak Ambil Pusing
Bola Indonesia 17 November 2015, 17:31
-
Tak Sekadar Ngomong, PBFC Bakal Beri Bukti
Bola Indonesia 17 November 2015, 16:15
-
Ibnu Dianggap Tak Mampu Memaksimalkan Surabaya United
Bola Indonesia 17 November 2015, 16:15
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
-
Tempat Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026: Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 6 Juli 2026, 23:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR