Bola.net - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) membeber pendapat mereka terkait Surat Keputusan PSSI nomor SKEP/53/VI/2020. Mereka memberikan sejumlah catatan atas surat keputusan PSSI soal kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 dan skema penggajian selama lanjutan kompetisi.
Catatan-catatan ini diungkapkan APPI dalam surat mereka bernomor 0135/APPI-adm/VII/2020, tertanggal 16 Juli 2020. Ada sejumlah hal yang menjadi catatan APPI pada surat yang ditujukan kepada Plt Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, tersebut.
Sebagai catatan pertama, APPI menyoroti keputusan PSSI dalam penetapan gaji pesepak bola dari strata Liga 1. APPI menyebut, dalam diskusi terakhir dengan PSSI, telah menyampaikan persentase renegosiasi gaji. Persentase ini senilai minimal 50% dari upah bulanan yang tertera di kontrak atau kesepakatan awal, bukan senilai kisaran 50% dari nilai kontrak awal seperti yang tertera di SKEP/53/VI/2020.
Pembayaran gaji dengan nilai ini pun, menurut APPI, mulai diberlakukan mulai Juli 2020. Pasalnya, SK PSSI sebelumnya yaitu SKEP/48/III/2020 hanya mengatur penyesuaian gaji hingga bulan Juni 2020.
"Hal ini diperlukan kesepahaman dan kesepakatan antara klub dengan pesepak bola, sebagaimana yang telah diatur dalam Circular 1714 FIFA mengenai Covid-19 Football Regulatory Issue, karena menimbulkan perbedaan yang cukup signifikan baik dari nilai upah yang akan diterima
pesepak bola maupun durasi kontrak yang harus diselesaikan dalam kelanjutan kompetisi musim 2020-2021 nanti," tulis APPI, dalam surat yang ditandatangani Presiden APPI, Firman Utina, dan Wapres APPI, Andritany Ardhiyasa.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Juga Soroti Liga 2
Tak hanya Liga 1, APPI juga menyoroti kebijakan PSSI terkait pesepak bola yang berlaga di Liga 2. Menurut APPI diperlukan kesepahaman antara pesepak bola dengan klub tentang kalkulasi antara kisaran senilai 60% dari nilai kontrak awal, yang tercantum di keputusan PSSI, dengan usulan dari APPI, minimal senilai 60% dari nilai kontrak awal.
Usulan APPI ini dituangkan dalam notulen perundingan dengan Plt Sekjen PSSI di kantor PSSI.
Hal ini, menurut APPI, diperlukan untuk menyamakan persepsi dan kalkulasi terhadap upah yang akan diterima pesepak bola dalam kelanjutan liga 2020.
Protokol Kesehatan Terkait Covid
Selain urusan gaji, APPI juga menyoroti soal keselamatan para pesepak bola, yang harus bertanding di tengah pandemi. Menurut mereka, diperlukan kontrol yang ketat dan akurat tentang protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh PSSI.
Protokol kesehatan yang dimaksud APPI, dimulai saat pesepak bola telah berkumpul dan mulai menjalankan aktivitas latihan, tak hanya terbatas saat pertandingan atau kompetisi dimulai. APPI pun menilai perlu adanya koordinasi dengan LIB sebagai pihak penyelenggara kompetisi.
Selain itu, APPI juga berharap adanya jaminan bahwa hak-hak pesepak bola tetap terpenuhi, meski jika pesepak bola tersebut terpapar Covid-19 dan tidak bisa melanjutkan kewajibannya terhadap klub dalam sisa kompetisi.
Terbuka untuk Diskusi
APPI sendiri menegaskan masih ada sejumlah pembahasan yang belum tuntas soal kelanjutan kompetisi. Karenanya, mereka berharap hal-hal yang sudah disampaikan menjadi perhatian khusus bagi PSSI.
"Kami juga menyampaikan kesediaan untuk kembali menjalin komunikasi baik dengan PSSI maupun difasilitasi dengan operator dan juga klub-klub Liga 1 dan Liga 2," tutup APPI dalam suratnya tersebut.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Terdampak Penghentian Kompetisi, Agen Pemain Asing Ini Putuskan Berbisnis Kopi
- Menetap di Bali Selama Pandemi, Bomber Asing Persela Berlatih di Pantai
- Persebaya Belum Tentukan Home Base, Ini Alasannya
- Arema FC Gelar Renegosiasi Kontrak di Tengah Rapid Test Tahap Pertama
- Jadwal Latihan Kembali Mundur, Asisten Pelatih Arema FC Tak Risau
- Hasil Manager Meeting dengan LIB Belum Sesuai Harapan PSIS
- Jika Ada Pemain dan Pelatih Mendapat Hasil Reaktif di Rapid Test, Ini Langkah Arema FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ihwal Keputusan PSSI Soal Kelanjutan Kompetisi, Ini Tanggapan APPI
Bola Indonesia 18 Juli 2020, 04:21
-
Iwan Bule Puas dengan TC 'New Normal' ala Timnas Indonesia U-16
Bola Indonesia 16 Juli 2020, 17:30
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR