
Bola.net - Kontroversi laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (16/2) dini hari WIB, berbuntut panjang. Kali ini, sorotan tak lagi hanya soal keputusan di lapangan, tetapi menyangkut keselamatan wasit.
Federico La Penna, yang memimpin Derby d’Italia di San Siro, dilaporkan menerima ancaman pembunuhan. Ancaman tersebut muncul beberapa hari setelah pertandingan yang dimenangkan Inter dengan skor 3-2.
Keputusan kartu merah untuk Pierre Kalulu pada menit ke-42 menjadi pemicu utama polemik. Juventus merasa dirugikan karena pengusiran itu dinilai tidak adil.
Situasi semakin serius ketika ancaman tidak hanya menyasar La Penna secara pribadi, tetapi juga keluarganya. Kasus ini kini memasuki ranah hukum.
Kronologi Kontroversi Derby dItalia

La Penna memimpin laga panas antara Inter dan Juventus yang berakhir dramatis. Kalulu lebih dulu menerima kartu kuning pada menit ke-32 usai pelanggaran terhadap Nicolo Barella.
Sepuluh menit berselang, ia kembali diganjar kartu kuning akibat insiden dengan Alessandro Bastoni. Tayangan ulang memperlihatkan Bastoni melakukan diving dalam upaya memancing pelanggaran.
Karena keputusan tersebut merupakan kartu kuning kedua, VAR tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi. Regulasi ini juga membuat otoritas olahraga tidak bisa mengambil tindakan retrospektif.
Lebih ironis lagi, Bastoni sendiri sudah mengantongi kartu kuning. Jika wasit menilai insiden itu sebagai simulasi, ia berpotensi menerima kartu kuning kedua dan ikut diusir.
Ancaman Serius dan Langkah Hukum

Penunjuk wasit Gianluca Rocchi kemudian mengakui adanya kesalahan dalam laga tersebut. Ia menyebut La Penna sangat kecewa atas keputusan yang diambil.
Namun reaksi publik berkembang ke arah yang lebih berbahaya. Menurut laporan Corriere dello Sport, La Penna menerima sejumlah ancaman pembunuhan secara daring.
Ancaman itu tidak berhenti pada dirinya. Ia juga menerima intimidasi yang menyasar keluarganya, memaksa sang wasit mengambil langkah hukum.
La Penna telah melapor ke polisi dan kantor kejaksaan. Investigasi telah dibuka, sementara ia diperkirakan tidak akan bertugas akhir pekan ini, meski berpeluang kembali pada putaran berikutnya sebagai wasit keempat atau petugas VAR.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
- Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
- Weston McKennie Minta Gaji Dua Kali Lipat, Juventus Masih Bungkam
- Pelatih Legendaris Kecam Diving Alessandro Bastoni: Pemain Kunci Timnas Italia tak Boleh Begitu
- Gattuso Tetap Andalkan Bastoni di Timnas Italia Usai Kontroversi Inter vs Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Dosa Pasca Derby d'Italia: Bos Juventus Minta Maaf
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:11
-
Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:57
-
Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:46
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:35
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:28
-
Prediksi Freiburg vs Aston Villa 21 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
Otomotif 19 Mei 2026, 16:27
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 19 Mei 2026, 16:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
























KOMENTAR