Wasit Federico La Penna Lapor Polisi karena Ancaman Pembunuhan Usai Kontroversi Inter vs Juventus

Wasit Federico La Penna Lapor Polisi karena Ancaman Pembunuhan Usai Kontroversi Inter vs Juventus
Pierre Kalulu mendapat kartu merah pada laga pekan ke-25 Serie A 2025/2026 antara Inter Milan vs Juventus (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Bola.net - Kontroversi laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Serie A, Minggu (16/2) dini hari WIB, berbuntut panjang. Kali ini, sorotan tak lagi hanya soal keputusan di lapangan, tetapi menyangkut keselamatan wasit.

Federico La Penna, yang memimpin Derby d’Italia di San Siro, dilaporkan menerima ancaman pembunuhan. Ancaman tersebut muncul beberapa hari setelah pertandingan yang dimenangkan Inter dengan skor 3-2.

Keputusan kartu merah untuk Pierre Kalulu pada menit ke-42 menjadi pemicu utama polemik. Juventus merasa dirugikan karena pengusiran itu dinilai tidak adil.

Situasi semakin serius ketika ancaman tidak hanya menyasar La Penna secara pribadi, tetapi juga keluarganya. Kasus ini kini memasuki ranah hukum.

1 dari 3 halaman

Kronologi Kontroversi Derby dItalia

Pierre Kalulu mendapatkan kartu merah pada laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026 (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

Pierre Kalulu mendapatkan kartu merah pada laga Inter Milan vs Juventus pada pekan ke-25 Serie A 2025/2026 (c) Marco Alpozzi/LaPresse via AP

La Penna memimpin laga panas antara Inter dan Juventus yang berakhir dramatis. Kalulu lebih dulu menerima kartu kuning pada menit ke-32 usai pelanggaran terhadap Nicolo Barella.

Sepuluh menit berselang, ia kembali diganjar kartu kuning akibat insiden dengan Alessandro Bastoni. Tayangan ulang memperlihatkan Bastoni melakukan diving dalam upaya memancing pelanggaran.

Karena keputusan tersebut merupakan kartu kuning kedua, VAR tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi. Regulasi ini juga membuat otoritas olahraga tidak bisa mengambil tindakan retrospektif.

Lebih ironis lagi, Bastoni sendiri sudah mengantongi kartu kuning. Jika wasit menilai insiden itu sebagai simulasi, ia berpotensi menerima kartu kuning kedua dan ikut diusir.

2 dari 3 halaman

Ancaman Serius dan Langkah Hukum

Piotr Zielinski melawan Jonathan David di laga Inter Milan vs Juventus, Minggu (15/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Piotr Zielinski melawan Jonathan David di laga Inter Milan vs Juventus, Minggu (15/02/2026). (c) Spada/LaPresse via AP Photo

Penunjuk wasit Gianluca Rocchi kemudian mengakui adanya kesalahan dalam laga tersebut. Ia menyebut La Penna sangat kecewa atas keputusan yang diambil.

Namun reaksi publik berkembang ke arah yang lebih berbahaya. Menurut laporan Corriere dello Sport, La Penna menerima sejumlah ancaman pembunuhan secara daring.

Ancaman itu tidak berhenti pada dirinya. Ia juga menerima intimidasi yang menyasar keluarganya, memaksa sang wasit mengambil langkah hukum.

La Penna telah melapor ke polisi dan kantor kejaksaan. Investigasi telah dibuka, sementara ia diperkirakan tidak akan bertugas akhir pekan ini, meski berpeluang kembali pada putaran berikutnya sebagai wasit keempat atau petugas VAR.

Sumber: Football Italia


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL