Bola.net - Setelah melakukan klarifikasi terkait pernyataannya yang membandingkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan organisasi terlarang, Indra Sjafri ikut peduli dengan menandatangani petisi cabut pembekuan PSSI, Selasa (21/7). Pelatih Kepala Bali United Pusam (BUP) tersebut berharap, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, supaya segera mencabut pembekuan terhadap PSSI.
Kemenpora diminta untuk tidak terus menerus merawat konflik sepak bola nasional. Apalagi, PSSI sudah dimenangkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun sayangnya, menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, belum juga mencabut pembekuan yang mengakibatkan sepak bola Indonesia berantakan.
"Saya ingin PSSI dan pemerintah bersinergi, saya yakin sepak bola Indonesia semakin baik," kata mantan Pelatih Kepala tim nasional Indonesia U-19 tersebut. Selain Indra, Pieter Huistra dan Satria Bagja juga ikut meminta Menpora Imam segera mencabut pembekuan PSSI.
Sebelumnya, Indra Sjafri pernah datang ke kantor PSSI dan langsung mengklarifikasi pernyataannya yang menyamakan PSSI dengan organisasi terlarang di Indonesia. Dengan tegasnya, pelatih asal Padang tersebut mengaku tidak pernah mengatakan hal tersebut.
"Bahkan, saya juga mengkritik pemerintah dalam sebuah kesempatan wawancara dengan salah satu media di Bali tersebut. Tetapi, beritanya justru tidak dimuat. Mana mungkin saya menghina federasi yang sudah membesarkan nama saya. Federasi saya ini harus dihormati karena memang yang membesarkan semua nama pemain dan pelatih," pungkasnya. [initial]
(esa/hsw)
Kemenpora diminta untuk tidak terus menerus merawat konflik sepak bola nasional. Apalagi, PSSI sudah dimenangkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun sayangnya, menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, belum juga mencabut pembekuan yang mengakibatkan sepak bola Indonesia berantakan.
"Saya ingin PSSI dan pemerintah bersinergi, saya yakin sepak bola Indonesia semakin baik," kata mantan Pelatih Kepala tim nasional Indonesia U-19 tersebut. Selain Indra, Pieter Huistra dan Satria Bagja juga ikut meminta Menpora Imam segera mencabut pembekuan PSSI.
Sebelumnya, Indra Sjafri pernah datang ke kantor PSSI dan langsung mengklarifikasi pernyataannya yang menyamakan PSSI dengan organisasi terlarang di Indonesia. Dengan tegasnya, pelatih asal Padang tersebut mengaku tidak pernah mengatakan hal tersebut.
"Bahkan, saya juga mengkritik pemerintah dalam sebuah kesempatan wawancara dengan salah satu media di Bali tersebut. Tetapi, beritanya justru tidak dimuat. Mana mungkin saya menghina federasi yang sudah membesarkan nama saya. Federasi saya ini harus dihormati karena memang yang membesarkan semua nama pemain dan pelatih," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Minta Komisi Yudisial Untuk Mengawasi Hakim PTUN
Bola Indonesia 22 Juli 2015, 22:11
-
Ihwal Tuduhan Roy Suryo, Kemenpora Jelaskan Posisi Dua Pejabatnya
Bola Indonesia 22 Juli 2015, 21:51
-
Roy Suryo: PSSI Sudah Bisa Gulirkan Kompetisi
Bola Indonesia 22 Juli 2015, 21:19
-
Terkait Piala Kemerdekaan, Menpora Minta Laporan Tim Transisi
Bola Indonesia 22 Juli 2015, 21:11
-
Menpora Minta Peserta Piala Kemerdekaan Jangan Ditakut-Takuti
Bola Indonesia 22 Juli 2015, 21:03
LATEST UPDATE
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
-
Sporting dan Keyakinan Bahwa Selalu Ada yang Pertama untuk Segalanya
Liga Champions 7 April 2026, 15:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR