
Bola.net - Bek Persebaya Surabaya, Mukhamad Syaifuddin mengomentari wacana kompetisi tanpa degradasi. Dia mengaku khawatir Liga 1 2021 kurang kompetitif.
Wacana penghapusan degradasi menjadi salah satu pembahasan pada rapat komite eksekutif PSSI beberapa waktu lalu. Rencananya, hasil rapat tersebut akan dibawa ke Kongres Tahunan.
Menurut Syaifuddin, peniadaan degradasi berpotensi membuat kompetisi berlangsung kurang seru. Klub bisa juga ogah-ogahan untuk bermain dengan serius.
”Mungkin kurang bergairah ya (Liga 1 tanpa degradasi). Kurang kompetitif juga,” ungkap M. Syaifuddin kepada Bola.net.
”Jadi takut mainnya asal-asalan karena enggak ada yang ditakutin. Kalah terus masih aman,” tegas mantan pemain PSS Sleman tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Kepastian Kompetisi
Namun, terlepas dari wacana degradasi yang menjadi perbincangan hangat, dia berharap PSSI segera memberi kepastian terkait kompetisi. Karena itu yang lebih penting.
”Sebagai pemain harapan paling penting adalah kompetisi jalan dulu atau izin kompetisi turun. Untuk masalah regulasi kami mengikuti dari federasi,” lanjut Syaifuddin.
Jebolan SAD Uruguay tersebut juga berharap PSSI bisa menggulirkan kompetisi sesuai rencana pada awal Juli mendatang. Sehingga klub dan pemain bisa menggelar persiapan.
(Bola.net/Mustopa Elabdy)
Baca Juga:
- Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Degradasi Rawan Kepentingan
- Cerita Anang Ma'ruf, Bek Legendaris Persebaya yang Fobia Naik Pesawat
- Aji Santoso Pastikan Pemain Persebaya Masih Punya Kesempatan untuk Mudik
- Persebaya Kembali Kedatangan Pemain Seleksi di Lini Serang
- Hampir Sepekan Latihan, Persebaya Agendakan Internal Game
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Degradasi Rawan Kepentingan
Bola Indonesia 8 Mei 2021, 21:41
-
Persebaya Kembali Kedatangan Pemain Seleksi di Lini Serang
Bola Indonesia 1 Mei 2021, 01:23
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR