Bagi pelatih Electric PLN, Vennard Hutabarat pertandingan tersebut merupakan pengalaman pertamanya sebagai pelatih. Namun, mantan pemain Persija Jakarta tahun 2000-an itu mengaku hanya beberapa menit saja merasa canggung.
"Kalau di bilang gugup, saya gugup. Tapi itu di 15 menit pertama, karena saya harus menyesuaikan dulu dengan kondisi di dalam kompetisi ini. Akhirnya setelah 15 menit itu saya bisa lepas," ujar Vennard kepada Bola.net usai pertandingan.
Dalam pertandingan tersebut, Electric PLN sempat tertinggal 1-2 dari Jaya Kencana. Namun, Vennard mengaku tidak ada rasa takut kalah sedikitpun, sehingga anak asuhnya mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2.
"Kalau perasaan takut kalah saya tidak pernah memikirkan itu, karena saya percaya kepada kemampuan anak-anak. Tadi di lapangan anak-anak cuma tertekan dan tidak bisa bermain lepas. Tapi ketika kami berani, kami bisa merubah keadaan," ungkapnya. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Raih Dua Kemenangan Beruntun, Arsitek Electric PLN Masih Galau
Bola Indonesia 7 Februari 2016, 21:51
-
Ini Komentar Vennard Hutabarat Usai Lakoni Debut Melatih
Bola Indonesia 7 Februari 2016, 00:09
-
Pelatih Electric PLN Berikan Pujian Untuk Sang Kapten
Bola Indonesia 6 Februari 2016, 23:14
-
Electric PLN Padamkan Asa Jaya Kencana
Bola Indonesia 6 Februari 2016, 23:11
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


















KOMENTAR