Bola.net - - Insiden teror bom yang mengguncang kota Surabaya mengundang rasa prihatin Arema FC. Sebagai bentuk rasa ikut berbela sungkawa, klub berlogo singa mengepal tersebut menggelar prosesi doa bersama sebelum laga kontra PSM Makassar.
Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu , pemain kedua tim berkumpul melingkar di tengah lapangan. Setelahnya, mereka mengheningkan cipta selama semenit.
Menurut Media Officer Arema FC, , sebetulnya prosesi mengheningkan cipta ini sudah sempat dibahas pada acara match commissioner meeting lalu. Namun, ia menyebut, hal ini mulanya untuk mengenang kepergian salah satu legenda Timnas Indonesia, Zulkarnain Lubis.
"Namun, karena ada musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Surabaya, kami juga melakukan mengheningkan cipta ini bagi mereka," ujar Sudarmaji.
"Selain mengheningkan cipta, para pemain juga mengenakan pita hitam sebagai tanda duka cita," sambungnya.
Menurut Sudarmaji, Arema tak lagi memandang rivalitas antara Malang dan Surabaya, terutama di bidang sepakbola. Pasalnya, teror bom ini adalah masalah kemanusiaan.
"Kita tepikan dulu rivalitas yang ada dan sama-sama berduka dengan insiden ini," tuturnya.
Lebih lanjut, Sudarmaji menyebut adanya insiden ini tak berpengaruh pada pelaksanaan pertandingan antara Arema dan PSM Makassar. Pria berusia 42 tahun tersebut mengaku tak ada tambahan pengamanan pada ajang ini.
"Tetap kami menurunkan 600 personel kepolisian. Ini standar untuk big match," ungkapnya.
"Namun, meski tak ada tambahan pengamanan, saya yakin, pihak kepolisian akan meningkatkan kewaspadaan," ia menandaskan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Insiden Bom, Arema Kontra PSM Diawali Mengheningkan Cipta
Bola Indonesia 13 Mei 2018, 16:31
-
Perjelas Sanksi Komdis, Arema FC Surati PSSI dan Operator Liga
Bola Indonesia 21 April 2018, 01:10
-
Manajemen Arema Berupaya Bangkitkan Mental Pemain
Bola Indonesia 17 April 2018, 20:18
-
Arema FC Belum Berencana Bentuk Pencari Fakta
Bola Indonesia 17 April 2018, 16:52
-
Arema Tak Tahu Pelatih Persib Turut Jadi Korban Kericuhan Suporter
Bola Indonesia 16 April 2018, 03:52
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR