Baru empat menit babak pertama berjalan, Persela sudah menciptakan peluang emas lewat Emile Mbamba. Apes, sontekan pemain asal Kamerun ini masih membentur mistar gawang. Persela mendapat kans kedua lewat crossing Edy Gunawan menit ke-13. Sayang bola gagal disambut Dendy Sulistyawan dan Zaenal Arifin. Tiga menit berselang, Dendy dijatuhkan Rizky Pora di kotak terlarang. Tapi wasit tak menganggapnya pelanggaran.
Babak pertama baru masuk menit ke-21, PBFC memasukkan Sultan Samma dan Ade Jantra untuk menggantikan Indra Kahfi dan Arpani. PBFC mendapatkan kesempatan emas di menit ke-26, saat Febri Hamzah menerima umpan cantik Srdjan Lopicic. Tapi peluang emas ini mampu digagalkan oleh kiper Persela, Choirul Huda. Hingga menit ke-30, kedua tim bertarung dalam tempo sedang. Bola juga banyak berkutat di lapangan tengah.
Lepas dari kawalan Goran Gancev, pemain muda Persela, M Dzikri Afdholi mendapat kans untuk mencetak gol menit ke-36. Tapi keberuntungan kembali tak berpihak ke Laskar Joko Tingkir. Sebab bola membentur tiang kanan sebelah kiri. Beberapa menit menjelang laga usai, Terens Puhiri dan Lopicic melancarkan tendangan dari luar kotak penalti. Akan tetapi bola masih melambung. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Tempo sedang masih dipertontonkan kedua tim di babak kedua. Peluang baru lahir di menit ke-51 lewat Lopicic. Tapi bola melenceng tipis di kiri gawang. PBFC kembali memperoleh peluang di menit ke-54 lewat tendangan bebas Hamka Hamzah. Beruntung Choirul Huda mampu menepis bola. Kans ketiga PBFC didapat dari free kick Lopicic. Lagi-lagi Huda mampu menggagalkannya. Masuk 15 menit paruh kedua, Persela memasukkan Faris Aditama. Sedangkan PBFC memainkan Herman Dzumafo.
Tepat di menit ke-60, Sultan Samma mencetak gol sekaligus membuat PBFC unggul 1-0. Menerima thru pass dari Ade Jantra, Sultan yang berdiri tanpa kawalan sukses menaklukkan Choirul Huda. Menit ke-65, Faris Aditama coba membahayakan gawang PBFC. Akan tetapi tendangan melengkungnya masih tipis di atas gawang Galih Sudaryono. Aksi solo rum Sultan Samma sukses membobol pertahanan Persela. Tapi bola berhasil diamankan kiper Huda.
Persela kembali memperoleh peluang menit ke-80. Kali ini heading Emile Mbamba terlalu lemah. Persela sebenarnya bukan tak punya peluang. Hanya saja mereka terlalu banyak membuang kesempatan untuk mencetak gol. Hingga akhir pertandingan, tak ada gol tambahan yang diciptakan kedua kesebelasan. PBFC menang 1-0. Kekalahan ini membuat harapan Persela untuk lolos ke delapan besar, kian menipis. (faw/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 21 November 2015, 18:20

-
Kas Hartadi Beri PBFC Kemenangan Pertama
Bola Indonesia 21 November 2015, 17:44
-
Kalahkan Persela, PBFC Jaga Kans ke Delapan Besar
Bola Indonesia 21 November 2015, 17:18
-
Pelatih Baru, Berikut Prakiraan Line Up PBFC
Bola Indonesia 20 November 2015, 16:43
-
Inilah Perkiraan Susunan Pemain Persela Lamongan
Bola Indonesia 20 November 2015, 13:34
LATEST UPDATE
-
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026: Mencari Bintang ke-5
Piala Dunia 15 April 2026, 22:22
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia 16 April 2026
Tim Nasional 15 April 2026, 21:39
-
4 Alasan Bayern Munchen Bisa Kalahkan Real Madrid Lagi di Liga Champions
Liga Champions 15 April 2026, 21:33
-
Final Four Proliga 2026 di Semarang: Pertaruhan Terakhir Menuju Grand Final
Voli 15 April 2026, 21:02
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Arsenal vs Sporting
Liga Champions 15 April 2026, 20:24
-
FFF Kirim Sinyal Positif, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Prancis
Tim Nasional 15 April 2026, 19:57
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Bayern vs Madrid?
Liga Champions 15 April 2026, 19:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39























KOMENTAR