Bola.net - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menampik tudingan bakal membentuk klub-klub baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Menurut mereka, kabar ini hanya gosip tak berdasar belaka.
"Tidak benar kabar yang menyebutkan Kemenpora dan Tim Transisi akan membentuk klub-klub baru," ujar Staf Khusus Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, M Khusen Yusuf.
"Kami tidak akan merepotkan diri sendiri dengan membentuk klub-klub baru," sambungnya.
Sebelumnya, tersebar kabar bahwa Kemenpora bakal membentuk tim baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Kabar ini bahkan sempat muncul dalam laman salah satu media nasional. Selain itu, kabar ini juga beredar di beberapa jejaring sosial.
Sementara itu, Khusen menyebut Tim Transisi dan Kemenpora memiliki prioritas lain untuk dikerjakan dalam membenahi sepakbola Indonesia. Menurutnya, yang menjadi concern Kemenpora adalah mencoba memastikan adanya tata kelola sepakbola di Tanah Air dan menjadikan sepakbola lebih fair, transparan, dan akuntabel.
"Fokus dalam hal itu saja sudah cukup pelik, sudah bertahun-tahun tidak terealisasi," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Tidak benar kabar yang menyebutkan Kemenpora dan Tim Transisi akan membentuk klub-klub baru," ujar Staf Khusus Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, M Khusen Yusuf.
"Kami tidak akan merepotkan diri sendiri dengan membentuk klub-klub baru," sambungnya.
Sebelumnya, tersebar kabar bahwa Kemenpora bakal membentuk tim baru untuk mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi. Kabar ini bahkan sempat muncul dalam laman salah satu media nasional. Selain itu, kabar ini juga beredar di beberapa jejaring sosial.
Sementara itu, Khusen menyebut Tim Transisi dan Kemenpora memiliki prioritas lain untuk dikerjakan dalam membenahi sepakbola Indonesia. Menurutnya, yang menjadi concern Kemenpora adalah mencoba memastikan adanya tata kelola sepakbola di Tanah Air dan menjadikan sepakbola lebih fair, transparan, dan akuntabel.
"Fokus dalam hal itu saja sudah cukup pelik, sudah bertahun-tahun tidak terealisasi," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Awal Juni, Tim Transisi Buka Pendaftaran Piala Kemerdekaan
- Persebaya Kompak dengan Persebaya 1927
- Tim Transisi: Sanksi FIFA Bukanlah Akhir Sepakbola Indonesia
- Persebaya 1927 Bantah Jadi Anak Emas Menpora
- FX Rudy: Pelarangan PSSI Berkantor di Senayan Tidak Tepat
- Dilarang Berkantor di Senayan, PSSI Kebakaran Jenggot
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekukan PSSI, Menpora Kembali Dapat Dukungan
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 23:21
-
Tak Khawatir Sanksi FIFA, Menpora Sosialisaikan Asian Games 2018
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 22:12
-
Kemenpora Bantah Bakal Bentuk Klub-klub Baru
Bola Indonesia 22 Mei 2015, 18:28
LATEST UPDATE
-
PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Liga Champions 8 April 2026, 14:31
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR