
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, secara resmi membuka Liga Santri Nusantara (LSN) di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Minggu (6/9) sore. Dari turnamen ini diharapkan akan muncul pemain sepak bola yang berkualitas.
Pembukaan LSN juga dihadiri perwakilan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Plt Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Ketua Panitia Liga Santri yang sekaligus Asdep Olahraga Prestasi Doddy Iswandi.
Selain itu, hadir pula Direktur Umum Yayasan Liga Santri, Mukafi Makki, Wali Band, dan Gita KDI. Liga Santri diramaikan juga dengan partisipasi Selebrity Football Club, penampilan rampak gendang, dan angklung.
Turnamen yang memperebutkan hadiah utama uang pembinaan Rp100 juta tersebut akan diikuti 192 tim yang berasal dari pondok pesantren di 10 Provinsi di Indonesia, dan dibagi menjadi 16 zona.
"Nantinya juara-juara antarzona lolos ke babak berikutnya dan berhak masuk 16 besar yang dibagi empat grup," ucap Doddy Iswandi.
Ditambahkannya, Liga Santri Nasional merupakan awal dan baru diikuti 10 Provinsi. Karena itu, ke depannya akan ditingkatkan menjadi seluruh Provinsi. Tujuan akhir dari LSN ini menjaring bibit unggul tim sepak bola nasional yang berasal dari pesantren.
Adapun 10 Provinsi itu, yakni Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Yogjakarta (DIY), DKI Jakarta dan Banten.
Sejumlah pondok pesantren ternama dipastikan berpartisipasi dalam kejuaraan yang digagas Kemenpora dan PBNU tersebut, antara lain Pondok Pesantren Gontor (Ponorogo), Pondok Pesantren Denanyar (Jombang), Pondok Pesantren Bumi Sholawat (Tulangan, Sidoarjo), dan lainnya.
Penyelenggara memberi aturan ketat di bagian administrasi pada turnamen yang maksimal pemainnya berusia 17 tahun tersebut. Antara lain identitas diri disertai surat pernyataan dari pondok pesantren yang memastikan santrinya.
"Kalau sampai ada pemain yang ternyata bukan dari pesantren dimaksud maka pasti didiskualifikasi. Sanksi yang sama juga berlaku jika diketahui ada pemain berusia melebihi batasan umur," imbuh Mukafi.
Peraturan lainnya, lanjut Mukafi, dua tim bermain 2x30 menit dengan waktu jeda 10 menit di pertengahan babak, dan melibatkan wasit-wasit profesional yang biasa memimpin laga resmi nasional.
Pada pertandingan perdana di laga pembuka akan mempertemukan tim tuan rumah yang diwakili Pondok Pesantren Darul Aitam (Karawang) melawan Pondok Pesantren Nurul Aitam (Purwakarta).
Sedangkan untuk partai puncak, dijadwalkan berlangsung 10 November atau bertepatan pada Hari Pahlawan yang rencananya berlangsung di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya atau Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
"Rekomendasi keamanan dari Mabes Polri sudah keluar izinnya. Di sisi lain, kami juga sedang berupaya agar pembukaan sekaligus laga perdana disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional," kata Mukafi. [initial]
(esa/shd)
Pembukaan LSN juga dihadiri perwakilan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, Plt Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Ketua Panitia Liga Santri yang sekaligus Asdep Olahraga Prestasi Doddy Iswandi.
Selain itu, hadir pula Direktur Umum Yayasan Liga Santri, Mukafi Makki, Wali Band, dan Gita KDI. Liga Santri diramaikan juga dengan partisipasi Selebrity Football Club, penampilan rampak gendang, dan angklung.
Turnamen yang memperebutkan hadiah utama uang pembinaan Rp100 juta tersebut akan diikuti 192 tim yang berasal dari pondok pesantren di 10 Provinsi di Indonesia, dan dibagi menjadi 16 zona.
"Nantinya juara-juara antarzona lolos ke babak berikutnya dan berhak masuk 16 besar yang dibagi empat grup," ucap Doddy Iswandi.
Ditambahkannya, Liga Santri Nasional merupakan awal dan baru diikuti 10 Provinsi. Karena itu, ke depannya akan ditingkatkan menjadi seluruh Provinsi. Tujuan akhir dari LSN ini menjaring bibit unggul tim sepak bola nasional yang berasal dari pesantren.
Adapun 10 Provinsi itu, yakni Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), Yogjakarta (DIY), DKI Jakarta dan Banten.
Sejumlah pondok pesantren ternama dipastikan berpartisipasi dalam kejuaraan yang digagas Kemenpora dan PBNU tersebut, antara lain Pondok Pesantren Gontor (Ponorogo), Pondok Pesantren Denanyar (Jombang), Pondok Pesantren Bumi Sholawat (Tulangan, Sidoarjo), dan lainnya.
Penyelenggara memberi aturan ketat di bagian administrasi pada turnamen yang maksimal pemainnya berusia 17 tahun tersebut. Antara lain identitas diri disertai surat pernyataan dari pondok pesantren yang memastikan santrinya.
"Kalau sampai ada pemain yang ternyata bukan dari pesantren dimaksud maka pasti didiskualifikasi. Sanksi yang sama juga berlaku jika diketahui ada pemain berusia melebihi batasan umur," imbuh Mukafi.
Peraturan lainnya, lanjut Mukafi, dua tim bermain 2x30 menit dengan waktu jeda 10 menit di pertengahan babak, dan melibatkan wasit-wasit profesional yang biasa memimpin laga resmi nasional.
Pada pertandingan perdana di laga pembuka akan mempertemukan tim tuan rumah yang diwakili Pondok Pesantren Darul Aitam (Karawang) melawan Pondok Pesantren Nurul Aitam (Purwakarta).
Sedangkan untuk partai puncak, dijadwalkan berlangsung 10 November atau bertepatan pada Hari Pahlawan yang rencananya berlangsung di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya atau Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
"Rekomendasi keamanan dari Mabes Polri sudah keluar izinnya. Di sisi lain, kami juga sedang berupaya agar pembukaan sekaligus laga perdana disiarkan langsung oleh salah satu televisi nasional," kata Mukafi. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenpora Jaring Bibit Unggul Sepak Bola dari Pesantren
Bola Indonesia 6 September 2015, 16:58
-
Zona Aceh Liga Sepak Bola Pelajar U-14 Piala Menpora Imam Siap Digelar
Bola Indonesia 4 September 2015, 23:34
-
Tegakkan Aturan, Kemenpora Tegaskan Tak Akan Otoriter dan Represif
Bola Indonesia 2 September 2015, 20:51
-
Kemenpora Tegaskan Dukung Penuh Langkah BOPI
Bola Indonesia 2 September 2015, 20:38
-
Kemenpora Apresiasi Putusan PTUN Tolak Gugatan Pengelola Persebaya United
Bola Indonesia 2 September 2015, 18:30
LATEST UPDATE
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Link Streaming Elche vs Barcelona - Senin 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 14:38
-
Link Streaming Newcastle vs Liverpool - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:26
-
Link Streaming Man City vs Bournemouth - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR