Bola.net - - Salah satu agenda Kongres Tahunan PSSI pada 8 Januari di Bandung adalah membahas nasib tujuh klub yang bermasalah. Namun tampaknya solusi bagi permasalahan yang mereka hadapi tak bisa langsung didapatkan dari kongres tersebut.
Sampai saat ini, memang ada tujuh klub yang terus berusaha mengembalikan namanya ke kancah sepakbola nasional. Mereka adalah Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Persipasi Kota Bekasi, dan Lampung FC.
Awalnya, sempat muncul rencana nasib ketujuh klub itu akan dibahas saat kongres pada 10 November lalu. Namun, PSSI kemudian memutuskan untuk membahasnya di acara Kongres Tahunan pertama di bawah kepengurusan baru PSSI yang dikomandoi oleh Letjen Edy Rahmayadi.
Untuk bisa menuntaskan permasalahan yang dihadapi klub-klub tersebut, pihak PSSI akan berupaya meneliti satu per satu masalah yang mereka hadapi. Hal tersebut ditegaskan oleh salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa.
"Dari tujuh klub itu, kami membuat identifikasi permasalahannya. Kami bisa katakan dua kategori dulu. Seperti Persebaya, persoalannya itu dulu mereka adalah anggota PSSI, nah apakah sekarang bisa kembali," ujar Gusti saat dihubungi wartawan, Selasa .
"Yang kedua, ada persoalan satu klub tapi punya pengurus dua. Bukan orang yang kehilangan klub. Tapi ada satu klub, dua pengurus. Mereka sama-sama merasa punya hak. Untuk yang kedua, satu klub dua pengurus, itu artinya sepanjang aturannya masih ranah yuridiksi PSSI kami bisa putuskan. Tapi kalau ranah perdata pasti hukumnya bukan yuridiksi PSSI, kemungkinan harus diselesaikan di pengadilan. Jadi kami pilah-pilah dulu dari 7 klub itu, ada beberapa hal yang bisa diputuskan di kongres ada yang tidak karena bukan yuridiksi PSSI," sambungnya.
Sementara itu, untuk kategori ketiga adalah klub-klub yang sekarang ingin menjadi anggota PSSI tapi langsung tampil di Divisi Utama. Menurut Gusti, dari tujuh klub tersebut hanya Persebaya yang nasibnya bisa langsung diputuskan di Kongres 8 Januari nanti.
"Masalah dimaafkan atau tidak, itu hanya Persebaya. Kalau yang lain hukum perdata, bukan yurdiksi kami. Kalau kami pilah harus diurus di ranah lain dulu," tutupnya. (fit/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kongres Tahunan PSSI Bukan Jaminan Penyelesaian Sengketa 7 Klub
Bola Indonesia 27 Desember 2016, 20:58
-
Arema Indonesia Bakal Lapor AFC dan FIFA
Bola Indonesia 18 November 2016, 18:01
-
Asa Jokowi Benahi Sepakbola Indonesia Dinilai Terancam Gagal
Bola Indonesia 17 November 2016, 23:28
-
Arema Indonesia Berharap Tak Ada Drama di Kongres PSSI Mendatang
Bola Indonesia 17 November 2016, 22:17
-
Kongres Tahunan PSSI Dihelat 8 Januari di Bandung
Bola Indonesia 15 November 2016, 00:01
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR