
Bola.net - Ruddy Widodo angkat bicara soal rencana timnya melakoni lawatan panjang pada lanjutan perjalanan mereka di ajang Shopee Liga 1 musim 2019. General Manager Arema FC ini menilai opsi lawatan panjang yang akan dilakoni timnya tersebut merupakan hal terbaik bagi mereka.
"Dari segi persiapan, tentu akan lebih baik kami langsung melakoni lawatan ini sebagai satu rangkaian," ucap Ruddy, pada Bola.net.
"Tim bisa mendapat kesempatan lebih bagus untuk menyiapkan diri, termasuk recovery," sambungnya.
Ruddy menyebut, secara biaya pun, lebih efisien bagi Arema untuk tak kembali dulu ke Malang. Dengan langsung menjalani tiga laga tandang dalam satu rangkaian, menurut manajer 48 tahun tersebut, biaya yang harus dikeluarkan timnya akan lebih murah.
"Belum lagi kalau harus dihitung dengan repotnya boyongan perlengkapan, yang jumlahnya tak sedikit," tuturnya.
Arema sendiri dipastikan akan melakoni lawatan panjang pada lanjutan perjalanan mereka di ajang Shopee Liga 1 musim 2019 ini. Mereka akan meninggalkan Kota Malang selama sekitar 10 hari untuk melakoni tiga laga tandang secara langsung.
Pertama, Arema akan melawat ke kandang PSM Makassar. Mereka akan melakoni laga tunda pekan kelima Shopee Liga 1 musim 2019, kontra PSM Makassar, di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Rabu (16/10).
Dari Makassar, rombongan Arema langsung bertolak ke Tenggarong. Di sana, mereka akan menantang Persipura Jayapura, pada laga pekan ke-23 yang bakal dihelat di Stadion Aji Imbut Tenggarong, Minggu (20/10).
Setelah dari Tenggarong, tanpa pulang dulu ke Malang, mereka akan langsung bersiap menantang PS TIRA, dalam laga yang bakal dihelat pada Kamis (24/10). Ada sejumlah opsi lokasi laga ini. Jika izin kepolisian untuk menggelar laga di Bogor tak didapatkan, pertandingan ini direncanakan akan dipindah ke Bantul.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini
Bagus Secara Medis
Sementara itu, keputusan manajemen dan tim pelatih Arema untuk langsung melakoni laga tandang ini dalam satu rangkaian mendapat respon positif dari dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO. Dokter Tim Arema ini menyebut, secara medis, ini adalah opsi paling bagus.
"Ini sangat bagus. Kesempatan para pemain untuk recovery lebih besar. Pasalnya, ketika harus pulang ke Malang dulu, kemudian bertolak ke tempat lain, kesempatan mereka untuk recovery berkurang," papar Dokter Nanang, pada Bola.net.
"Apalagi, di Indonesia, jeda antarpertandingan tak memperhitungkan lamanya waktu yang diperlukan untuk berpindah antara satu kota ke kota lain," tuturnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanpa Hamka Hamzah, Pekerjaan Kiper Arema Bertambah
Bola Indonesia 15 Oktober 2019, 23:28
-
Demi Redam Keganasan Vietnam, Indonesia Dituntut Main Sempurna
Tim Nasional 15 Oktober 2019, 12:46
-
Indonesia Wajib Waspada Serangan Balik Vietnam
Tim Nasional 15 Oktober 2019, 12:41
-
Timnas Indonesia Diharapkan Meraih Kemenangan Kala Menjamu Vietnam
Tim Nasional 15 Oktober 2019, 11:29
-
Lakoni Tiga Laga Tandang Berturutan, Ini Alasan Arema Tak Kembali ke Malang
Bola Indonesia 15 Oktober 2019, 05:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal TV: 20-21 Mei 2026
Jadwal Televisi 19 Mei 2026, 20:56
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Lokal
Tim Nasional 19 Mei 2026, 20:37
-
Statistik Isyaratkan Drama di Final Liga Europa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 20:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
























KOMENTAR