Menurut Vigit, meski banyak klub yang mengklaim sudah profesional, namun pada kenyataannya hal itu tidak sesuai dengan apa yang ada di lapangan. "Lapangan saja nggak punya kok mau profesional," terang pria asal Sidoarjo ini.
Ia menambahkan, Indonesia hanya punya satu-dua klub saja yang benar-benar profesional. "Kalau bicara profesional seluruhnya memang belum. Ada yang siap, satu-dua klub saja," imbuh mertua mantan pesepakbola Danilo Fernando ini.
Oleh karena itu, sebaiknya kompetisi sepakbola Indonesia dikembalikan ke Galatama dan Perserikatan. "Kembalikan ke seperti itu. Tanggungjawab pembinaannya ada, prestasinya juga ada," pungkas Vigit. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI vs Menpora, PSSI Optimis Menangkan Gugatan di PTUN
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 20:44
-
La Nyalla: Terlibat di Piala Kemerdekaan, Langgar Statuta PSSI
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:16
-
Bantah Tinggalkan Utang, Djohar Klaim Malah Bikin PSSI Untung
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 16:06
-
La Nyalla: Djohar Tinggalkan PSSI dengan Utang 19 Miliar
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:42
-
Skandal Keuangan di PSSI, Djohar Lepas Tangan
Bola Indonesia 6 Juli 2015, 15:29
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR