
"Kekalahan itu adalah pelajaran berharga bagi kami," ujar Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira.
Menurut Gomes, ia tak khawatir anak asuhnya masih dibayangi trauma pertemuan pertama lalu. Pelatih asal Brasil ini menyebut, kondisi pertandingan saat ini telah jauh berbeda. "Suasana dan keadaan berbeda. Kita telah persiapkan semuanya. Mental pemain sangat baik," sambungnya.
Pada pertemuan pertama, Madura United kalah lima gol tanpa balas. Hasil ini merupakan rekor kekalahan terbesar Fabiano Beltrame dan kawan-kawan di ISC A 2016.
Dalam pertandingan ini, Madura United dipastikan tak akan turun dengan kekuatan terbaik mereka. Pasalnya, Engelberd Sani tak akan main karena harus menepi akibat akumulasi kartu.
Lebih lanjut, Gomes menyebut jadwal pertandingan yang mepet dengan hari raya Idul Adha tak mengganggu persiapan timnya. Menurut pelatih asal Brasil ini, mereka memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin untuk memperkuat tim.
"Yang pasti, kita akan tampil fight pada pertandingan tersebut," tandasnya. [initial] (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Madura United Jadikan Kekalahan Dari Sriwijaya Sebagai Pelajaran
Bola Indonesia 13 September 2016, 20:04
-
Dua Punggawa Timnas Senang Bisa BerQurban dari Penghasilan Sendiri
Bolatainment 12 September 2016, 11:56
-
Kalahkan Sriwijaya FC, Winger Bali United Diselimuti Euforia
Bola Indonesia 20 Agustus 2016, 16:15
-
Sriwijaya FC: Kinerja Wasit Perlu Dievaluasi
Bola Indonesia 19 Agustus 2016, 21:30
-
Gelandang Bali United Waspadai Buasnya Lini Serang Sriwijaya FC
Bola Indonesia 19 Agustus 2016, 10:18
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR