Dalam salah satu media online, Menpora Imam mengeluarkan pernyataan sangat mengejutkan. Menpora menuding kisruh yang terjadi di dalam organisasi PSSI telah menjadi penyebab prestasi olahraga di negeri ini tidak pernah maju.
Pernyataan Menpora yang mengatakan bahwa penyebab rusaknya prestasi olahraga Indonesia berawal dari kisruh sepak bola, dinilai sangat tidak elegan dan tanpa dasar.
"Konflik internal yang terjadi di tubuh organisasi sepak bola ini yang menyebabkan dunia olahraga kita tidak maju-maju," kata Imam kepada wartawan usai peresmian Gelanggang Olahraga (GOR) Bulutangkis Wijaya Kusuma, Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (28/3).
Direktur Members and Development PSSI, Budi Setiawan sangat geram dengan komentar Menpora Imam yang tidak gentleman tersebut. Pasalnya, tidak bisa dikait-kaitkan prestasi sepak bola di Indonesia dengan kisruh PSSI yang sudah berlalu dua tahun silam.
"Pertanyaannya apakah ada kisruh PSSI? Iya dulu ada, Kisruh PSSI yang paling tajam adalah pasca 2011 hingga medio 2013, di mana memang ada dualisme organisasi," terang Budi.
"Namun, masa suram itu sudah berlalu. Kurang dari 2 tahun PSSI telah bermetamorfosis menunjukkan hasil kerja dan hasil nyata meskipun belum bisa memuaskan semua pihak," sambungnya.
Lebih lanjut Budi mengatakan, saat ini sama sekali tidak ada kisruh PSSI. Karena itu, pihaknya mengaku terkejut dengan pernyataan Menpora Imam yang tidak memiliki fakta tersebut.
"Semua orang mengetahui, masih yang menyebabkan ketidakpastian kick off kompetisi ISL adalah Menpora yang kemudian membentuk Tim Sembilan dan menjadikan BOPI sebagai alat kekuasaan melampaui batas-batas yang tidak semestinya," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bantah Klaim Menpora, PSSI Tegaskan Tak Ada Kisruh
Bola Indonesia 29 Maret 2015, 22:14
-
Melampaui Batas, PSSI Nilai Menpora Imam Tidak Gentle
Bola Indonesia 29 Maret 2015, 19:26
-
Menpora Kembali Intervensi, Ini Kata PSSI
Bola Indonesia 28 Maret 2015, 17:03
-
28 April, BOPI Berikan Rekomendasi Jadwal Kick-Off ISL
Bola Indonesia 27 Maret 2015, 19:04
-
BOPI Tolak Patuhi Putusan DPR RI
Bola Indonesia 27 Maret 2015, 18:57
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR