Bola.net - Keributan antara pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung terjadi dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8).
Namun, hal tersebut tidak membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo kapok. Padahal, Roy menyaksikan laga tersebut secara langsung dan ikut menenangkan suasana ricuh di dalam stadion.
Sosok kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968 tersebut, justru bertekad untuk terus berjuang dalam mendamaikan kedua kelompok suporter, Viking dan The Jakmania.
Bahkan, Roy memaparkan akan berupaya keras untuk menuntaskan kekerasan dalam dunia sepakbola, dan tentunya olahraga.
"Saya, dibantu pengurus Persib dan Persija, sudah berkomitmen untuk tidak pernah lelah dalam mendamaikan kedua kelompok suporter besar di Indonesia tersebut. Kami ingin melihat pertandingan yang aman dan nyaman tanpa perasaan mencekam," katanya.
"Karena itulah, saya mengambil resiko dengan keputusan-keputusan pada pertandingan kemarin. Di antaranya, meminta suporter Persib untuk ikut hadir di Sleman. Kita tidak boleh takut melawan kekerasan demi memajukan persepakbolaan Indonesia," pungkas pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut. (esa/rdt)
Namun, hal tersebut tidak membuat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo kapok. Padahal, Roy menyaksikan laga tersebut secara langsung dan ikut menenangkan suasana ricuh di dalam stadion.
Sosok kelahiran Yogyakarta, 18 Juli 1968 tersebut, justru bertekad untuk terus berjuang dalam mendamaikan kedua kelompok suporter, Viking dan The Jakmania.
Bahkan, Roy memaparkan akan berupaya keras untuk menuntaskan kekerasan dalam dunia sepakbola, dan tentunya olahraga.
"Saya, dibantu pengurus Persib dan Persija, sudah berkomitmen untuk tidak pernah lelah dalam mendamaikan kedua kelompok suporter besar di Indonesia tersebut. Kami ingin melihat pertandingan yang aman dan nyaman tanpa perasaan mencekam," katanya.
"Karena itulah, saya mengambil resiko dengan keputusan-keputusan pada pertandingan kemarin. Di antaranya, meminta suporter Persib untuk ikut hadir di Sleman. Kita tidak boleh takut melawan kekerasan demi memajukan persepakbolaan Indonesia," pungkas pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo tersebut. (esa/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Ingin Tuntaskan Kekerasan Dalam Sepakbola
Bola Indonesia 30 Agustus 2013, 03:16
-
Menpora Ungkap Penyebab Keributan Laga Persija-Persib
Bola Indonesia 30 Agustus 2013, 02:12
-
Aremania 'Birukan' Kota Malang di HUT Arema
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 22:21
-
Hangusnya Ocean Garden Coreng HUT Arema
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 21:18
-
Jadwal ISL Pasca Libur Lebaran
Bola Indonesia 6 Agustus 2013, 02:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR