Bola.net - Pelaksaan Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret, diharapkan berjalan sesuai rencana. Guna memastikan hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo langsung turun tangan.
Caranya, Menpora meminta bantuan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk mengawasi jalannya KLB. Menurut Roy Suryo, pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Kepala BIN Marciano Norman agar mengirimkan anggota mengawasi proses pelaksanaan KLB di Hotel Borobudur.
"Jika ada pihak-pihak yang menganggu jalannya KLB maka yang bersangkutan bisa lansung diciduk. Harapannya, KLB bisa berjalan tanpa hambatan dan menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA. Kami juga mohon dukungan dari semua pihak," kata Roy Suryo.
Mengenai hasil verifikasi terhadap 100 voters, pihaknya meminta agar tak diperdebatkan lagi. Menurut dia, verifikasi sudah rampung dan tidak mungkin diulang kembali.
"Semua proses verifikasi sudah sah, tidak memiliki masalah dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semua pihak sudah bekerja, termasuk tim Satgas dari Menpora," ungkapnya.
Roy juga mendukung langkah PSSI yang sudah mengirim undangan kepada 100 peserta KLB. Undangan tersebut dikirim melalui fax dan email. "Undangan sudah diedarkan oleh PSSI. Maka saya berharap tidak ada masalah, mengingat tujuan kita untuk persatuan sepak bola Indonesia," tuntasnya. (esa/mac)
Caranya, Menpora meminta bantuan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk mengawasi jalannya KLB. Menurut Roy Suryo, pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Kepala BIN Marciano Norman agar mengirimkan anggota mengawasi proses pelaksanaan KLB di Hotel Borobudur.
"Jika ada pihak-pihak yang menganggu jalannya KLB maka yang bersangkutan bisa lansung diciduk. Harapannya, KLB bisa berjalan tanpa hambatan dan menghindarkan Indonesia dari sanksi FIFA. Kami juga mohon dukungan dari semua pihak," kata Roy Suryo.
Mengenai hasil verifikasi terhadap 100 voters, pihaknya meminta agar tak diperdebatkan lagi. Menurut dia, verifikasi sudah rampung dan tidak mungkin diulang kembali.
"Semua proses verifikasi sudah sah, tidak memiliki masalah dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semua pihak sudah bekerja, termasuk tim Satgas dari Menpora," ungkapnya.
Roy juga mendukung langkah PSSI yang sudah mengirim undangan kepada 100 peserta KLB. Undangan tersebut dikirim melalui fax dan email. "Undangan sudah diedarkan oleh PSSI. Maka saya berharap tidak ada masalah, mengingat tujuan kita untuk persatuan sepak bola Indonesia," tuntasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Minta Bantuan BIN Awasi KLB PSSI
Bola Indonesia 13 Maret 2013, 15:11
-
Agus Yasmin: Kemenpora Harus Berani Untuk Adil
Bola Indonesia 13 Maret 2013, 14:11
-
EFI Tengah Berharap Bintang Jatuh
Olahraga Lain-Lain 12 Maret 2013, 01:38
-
Menpora Ingin Indonesia Gelar Formula 1
Otomotif 11 Maret 2013, 22:15
-
Dana Seret Jadi Alasan PSSI dan KPSI Bersatu
Bola Indonesia 9 Maret 2013, 16:12
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR