
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, mendapat kecaman keras akibat skandal gagalnya bendera Merah Putih berkibar pada ajang Piala Thomas. Pengamat olahraga, Akmal Marhali, bahkan meminta Zainudin Amali mundur dari jabatannya akibat skandal tersebut.
"Menpora, Zainuddin Amali, harus bertanggung jawab atas kelalaiannya. Kasus ini menampar dan menodai pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin," tukas Akmal, dalam rilis yang didapat Bola.net, Senin (18/10).
"Sebaiknya, Menpora dan Pengurus LADI mundur sebagai bentuk tanggung jawab," sambungnya.
Sebelumnya, Indonesia sukses menjuarai gelaran Piala Thomas. Tim Indonesia, pada ajang ini, sukses meraih kemenangan 3-0 kala menghadapi China. Sayangnya, sukses Indonesia ini tercoreng akibat tidak bisanya Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih pada ajang ini.
Kegagalan Merah Putih berkibar pada ajang ini tak lepas dari sanksi yang dijatuhkan Badan Antidoping Dunia (WADA). Sanksi ini merupakan buah dari kegagalan Kemenpora dan LADI dalam menjalankan instruksi WADA.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Banyak Dampak Lain
Lebih lanjut, menurut Akmal, dampak sanksi WADA bukan hanya kegagalan Indonesia mengibarkan Merah Putih pada ajang internasional. Menurut pria yang juga koordinator Save Our Soccer tersebut, ada sejumlah dampak lain yang bisa terjadi akibat sanksi ini.
"Perwakilan Indonesia juga tidak bisa duduk sebagai anggota dewan di komite sampai statusnya dipulihkan atau untuk jangka waktu setahun sejak 7 Oktober 2021. Pada SEA Games 2022, Indonesia juga terancam tidak bisa memakai bendera Merah Putih seperti halnya Rusia di Olimpiade Tokyo 2020. Bendera Indonesia akan diganti bendera NOC (National Olympic Committee) saat SEA Games dan Asian Games," papar Akmal.
"Kejuaraan MotoGP dan Piala Dunia 2023 juga terancam gagal digelar di Indonesia," sambungnya.
Bentuk Tim Investigasi
Sementara itu, Menpora Zainudin Amali membentuk tim untuk melobi WADA terkait sanksi mereka tersebut. Tim Akselerasi dan Investigasi itu dipimpin oleh Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. Anggota tim tersebut adalah Sekjen NOC, perwakilan LADI dua orang, lalu ditambah perwakilan dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang punya banyak agenda internasional. Unsur dari Kemenpora juga akan dilibatkan.
"Dalam rakor internal pagi ini saya bentuk tim yang diketuai Pak Okto, dengan dua tugas yakni akselerasi, percepatan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terutama WADA guna mempercepat pencabutan sanksi," ucap Menpora.
"Yang kedua investigasi, untuk mencari apa yang sebenarnya terjadi dan apa penyebabnya, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Kasus Bendera Indonesia Gagal Berkibar di Piala Thomas 2020, Menpora Bentuk Tim untuk Lobi WADA
- Shesar Hiren Rhustavito, 'Unsung Hero' Tim Indonesia di Piala Thomas 2020
- Kritik Terbuka, Taufik Hidayat: LADI, Menpora, KONI, KOI, Kerjamu Ngapain Aja?
- Ramai Kritik untuk Menpora: Dari Kasus LADI hingga Tidak Mengenal Ganda Fajar/Rian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Merah Putih Gagal Berkibar di Piala Thomas, Menpora Diminta Mundur
Bola Indonesia 18 Oktober 2021, 16:38
-
Shesar Hiren Rhustavito, 'Unsung Hero' Tim Indonesia di Piala Thomas 2020
Bulu Tangkis 18 Oktober 2021, 15:19
-
Kritik Terbuka, Taufik Hidayat: LADI, Menpora, KONI, KOI, Kerjamu Ngapain Aja?
Bulu Tangkis 18 Oktober 2021, 14:38
-
Ramai Kritik untuk Menpora: Dari Kasus LADI hingga Tidak Mengenal Ganda Fajar/Rian
Bolatainment 18 Oktober 2021, 14:27
LATEST UPDATE
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR