
Bola.net - Manajemen Arema FC membeber rencana mereka untuk musim kompetisi mendatang. Klub berlogo singa mengepal tersebut berencana untuk lebih mengandalkan pemain-pemain muda pada musim kompetisi 2020.
"Kami masih akan tetap mengandalkan kolaborasi antara pemain-pemain muda dan senior," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Namun, pada musim depan, kami akan memberikan porsi lebih pada pemain-pemain muda," sambungnya.
Menurut Ruddy, rencana manajemen tersebut tak lepas dari evaluasi mereka terhadap salah satu kelemahan Arema pada musim ini. Dalam kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 ini, Arema kerap kepayahan pada menit-menit akhir pertandingan. Hal ini kerap membuat mereka harus lintang pukang berupaya menghalau serbuan lawan.
Salah satu alasan di balik penampilan Arema ini adalah jadwal kompetisi. Padatnya jadwal kompetisi disebut sebagai penyebab menurunnya penampilan pemain. Mereka gagal memulihkan diri kala diadang pertandingan demi pertandingan, terlebih dengan jeda yang singkat.
Simak di bawah ini.
Belajar dari Persik Kediri dan Persiraja Banda Aceh
Menurut Ruddy, ia pun belajar dari pengalaman Persik Kediri dan Persiraja Banda Aceh. Dua tim Liga 2 yang memastikan promosi ke Liga 1 ini, sambung manajer berusia 48 tahun tersebut, memberinya inspirasi dalam menyusun komposisi tim musim depan.
"Mayoritas pemain Persik dan Persiraja berusia muda. Sementara, Sriwijaya dan Mitra Kukar diperkuat pemain berkualitas Liga 1. Itu pun hasilnya beda. Persik dan Persiraja lolos ke Liga 1, sedangkan Sriwijaya dan Mitra Kukar tidak," papar Ruddy.
"Data ini tentu bisa membantu kami dalam menyusun tim," sambungnya.
Siasati Jadwal Padat
Selain itu, ada hal lain yang menguatkan argumen Ruddy untuk memberi kesempatan lebih besar bagi pemain muda pada musim depan. Hal tersebut adalah kembali padatnya jadwal kompetisi pada musim depan.
"Meski berlum valid, ada informasi bahwa musim depan kompetisi akan mulai pada akhir Februari atau paling lambat awal Maret. Sementara, kompetisi akan berakhir pada akhir Oktober," kata Ruddy.
"Dalam hitungan saya, kompetisi kan hanya tujuh sampai delapan bulan, mirip seperti musim ini. Karenanya, dengan segala hormat, bagi pemain yang sudah berumur sepertinya akan sulit," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milo Seslija: Kedalaman Skuat, Kunci Sukses Bali United
Bola Indonesia 6 Desember 2019, 23:34
-
Arema Pastikan Tak Bakal Bertahan Kala Menghadapi PSIS Semarang
Bola Indonesia 6 Desember 2019, 22:41
-
Recovery Lebih Lama, Arema Diuntungkan Jelang Menantang PSIS Semarang
Bola Indonesia 6 Desember 2019, 21:24
-
Menghadapi PSIS Semarang, Arema Kembali ke Jati Diri
Bola Indonesia 6 Desember 2019, 04:47
-
Menantang PSIS Semarang, Arema Ogah Sekadar Main Aman
Bola Indonesia 6 Desember 2019, 04:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR