
Bola.net - Nasib empat orang mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, yang dipecat akhir 2011 lalu masih belum bisa dipastikan. Hal ini diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo.
Menurut Tondo, nasib La Nyalla Mahmud Mattaliti, Roberto Rhouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani harus menunggu keputusan Joint Committee/Komite Gabungan. Mereka tak serta merta mendapatkan lagi posisi sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI.
"Semua itu akan berada di tangan Komite Gabungan, apakah mereka akan bisa kembali atau tidak," ungkap Tondo pada Bola.net.
"Saya yakin bahwa mereka tidak akan bisa begitu saja kembali diangkat sebagai anggota Exco. Komite Gabungan pasti bakal memberi persyaratan yang tidak ringan," dia menambahkan.
Sebelumnya, La Nyalla cs mendapatkan angin segar untuk bisa kembali ke 'rumah' PSSI. Hal ini sesuai isi nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT. Liga Indonesia terkait rekonsiliasi sepak bola nasional.
Selain mencantumkan agar keputusan pemecatan terhadap empat mantan anggota Exco PSSI itu ditinjau ulang, nota kesepahaman itu juga mencantumkan beberapa hal lain. Masa depan kompetisi dan pembentukan Komite Gabungan dan pembubaran KPSI juga dibahas di nota kesepahaman tersebut. (den/end)
Menurut Tondo, nasib La Nyalla Mahmud Mattaliti, Roberto Rhouw, Erwin Dwi Budiawan dan Tonny Apriliani harus menunggu keputusan Joint Committee/Komite Gabungan. Mereka tak serta merta mendapatkan lagi posisi sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI.
"Semua itu akan berada di tangan Komite Gabungan, apakah mereka akan bisa kembali atau tidak," ungkap Tondo pada Bola.net.
"Saya yakin bahwa mereka tidak akan bisa begitu saja kembali diangkat sebagai anggota Exco. Komite Gabungan pasti bakal memberi persyaratan yang tidak ringan," dia menambahkan.
Sebelumnya, La Nyalla cs mendapatkan angin segar untuk bisa kembali ke 'rumah' PSSI. Hal ini sesuai isi nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT. Liga Indonesia terkait rekonsiliasi sepak bola nasional.
Selain mencantumkan agar keputusan pemecatan terhadap empat mantan anggota Exco PSSI itu ditinjau ulang, nota kesepahaman itu juga mencantumkan beberapa hal lain. Masa depan kompetisi dan pembentukan Komite Gabungan dan pembubaran KPSI juga dibahas di nota kesepahaman tersebut. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Timnas, La Nyalla Pinta PSSI Pecat Limbong
Tim Nasional 16 Juni 2012, 13:45
-
Nasib La Nyalla cs Tergantung Keputusan Joint Committee
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 13:15
-
Permintaan Agar PSSI Gelar Kongres Biasa Tak Bisa Dipenuhi
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 12:45
-
Todung Mulya Lubis Pimpin Komite Gabungan
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 09:20
-
APPI Laporkan Klub IPL Yang Masih Tunggak Gaji ke PSSI
Bola Indonesia 15 Juni 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR