
Bola.net - One minute silence mewarnai laga Persela Lamongan vs PSIS Semarang di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (18/10) sore. Satu menit hening dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Choirul Huda.
Choirul Huda merupakan legenda Persela yang meninggal dunia akibat benturan pada laga melawan Semen Padang 15 Oktober 2017 silam. Dia sempat dilarikan ke RSUD dr. Soegiri, Lamongan sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.
One minutes silence dilakukan satu menit sebelum babak pertama berakhir, dengan dipandu oleh master of ceremony (MC). Menit 44' dipilih karena Huda meninggalkan lapangan tepat pada menit tersebut.
"Mari sejenak kita tundukkan kepala, mendoakan kapten tercinta, Choirul Huda," ajak MC kepada seluruh penonton yang hadir di stadion.
Ajakan tersebut diikuti oleh suporter, mereka kemudian bersama-sama menundukkan kepala untuk mendoakan kiper yang membela Persela selama 18 tahun dan tak pernah pindah klub tersebut.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
"Choirul Huda kan ku kenang"
Setelah berdoa bersama, para suporter juga membentangkan giant flag yang berisi potret Choirul Huda. Mereka juga meneriakkan yel-yel sebagai penghormatan kepada almarhum.
"Choirul Huda kan ku kenang, Choirul Huda kan ku kenang," teriak suporter dari tribun utara Stadion Surajaya.
Selain penghormatan saat pertandingan, para penggawa Persela juga berziarah ke makam Choirul Huda pada 15 Oktober lalu. Mereka berdoa bersama di atas pusara pemain asli Lamongan tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Menang dari Persela, PSIS Punya Banyak Pekerjaan Rumah
Bola Indonesia 18 Oktober 2019, 23:38
-
Redam Pergerakan Kei Hirose Jadi Kunci Kemenangan PSIS Atas Persela
Bola Indonesia 18 Oktober 2019, 23:27
-
Persela Tumbang di Kandang, Nil Maizar Siap Tanggung Jawab
Bola Indonesia 18 Oktober 2019, 22:02
-
Highlights Shopee Liga 1 2019: Persela Lamongan 0-1 PSIS Semarang
Open Play 18 Oktober 2019, 21:42
-
Dikalahkan PSIS, Langkah Persela Diyakini Kian Sulit
Bola Indonesia 18 Oktober 2019, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR