
Bola.net - Panitia Pelaksana (Panpel) Persib Bandung mengajak kepada seluruh Bobotoh yang akan menyaksikan pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, untuk menjaga seluruh fasilitas di stadion milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tersebut.
Hal itu disampaikan Sekretaris Panpel Persib Budi Bram Rachman kepada wartawan, Selasa (08/1). Bram mengatakan, selain fasilitas bisa terjaga, sikap santun Bobotoh diharapkan akan membantu Panpel Persib dalam pengurusan izin pertandingan selanjutnya.
“Jadi, itu tertuang dalam MoU dengan pihak pengelola stadion. Begitu juga seandainya penonton melebihi kapasitas stadion, akan ada denda,” kata Bram.
Seperti diketahui, pengelola Stadion Si Jalak Harupat sudah mengajukan syarat supaya Panpel Persib memberikan jaminan keamanan seluruh fasilitas stadion bila Persib mau bermain di stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut.
“Kalau izin keramaian kita tunggu besok kepastiannya,” tambah Bram. Ia menambahkan, jumlah tiket yang diajukan yakni sesuai jumlah kursi stadion.
Sementara itu, manajer Persib Umuh Muchtar mengisyaratkan izin keamanan dan keramaian sudah diajukan kepada pihak Polres Bandung. “Kita sudah ajukan dan tidak ada masalah,” ujar Umuh.
Ia menambahkan, pihak manajemen Persib tak akan memaksakan bermain di Si Jalak Harupat bila syarat diajukan tak bisa dipenuhi Persib. “Kita tidak akan paksakan. Kita lagi diperhitungkan di Jalak dan Stadion Siliwangi,” tandasnya.
Seperti diketahui, Persib Bandung akan melakoni laga perdana di kompetisi Indonesia Super League melawan Persipura Jayapura, Minggu (13/1). (hug/dzi)
Hal itu disampaikan Sekretaris Panpel Persib Budi Bram Rachman kepada wartawan, Selasa (08/1). Bram mengatakan, selain fasilitas bisa terjaga, sikap santun Bobotoh diharapkan akan membantu Panpel Persib dalam pengurusan izin pertandingan selanjutnya.
“Jadi, itu tertuang dalam MoU dengan pihak pengelola stadion. Begitu juga seandainya penonton melebihi kapasitas stadion, akan ada denda,” kata Bram.
Seperti diketahui, pengelola Stadion Si Jalak Harupat sudah mengajukan syarat supaya Panpel Persib memberikan jaminan keamanan seluruh fasilitas stadion bila Persib mau bermain di stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut.
“Kalau izin keramaian kita tunggu besok kepastiannya,” tambah Bram. Ia menambahkan, jumlah tiket yang diajukan yakni sesuai jumlah kursi stadion.
Sementara itu, manajer Persib Umuh Muchtar mengisyaratkan izin keamanan dan keramaian sudah diajukan kepada pihak Polres Bandung. “Kita sudah ajukan dan tidak ada masalah,” ujar Umuh.
Ia menambahkan, pihak manajemen Persib tak akan memaksakan bermain di Si Jalak Harupat bila syarat diajukan tak bisa dipenuhi Persib. “Kita tidak akan paksakan. Kita lagi diperhitungkan di Jalak dan Stadion Siliwangi,” tandasnya.
Seperti diketahui, Persib Bandung akan melakoni laga perdana di kompetisi Indonesia Super League melawan Persipura Jayapura, Minggu (13/1). (hug/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Panpel Persib Ajak Bobotoh Jaga Fasilitas Si Jalak Harupat
Bola Indonesia 8 Januari 2013, 20:00
-
Peluang Persib Dapatkan Sergio van Dijk Semakin Tipis
Bola Indonesia 8 Januari 2013, 14:14
-
Persib Berikan Sinyal Lepas Pemain ke Timnas
Tim Nasional 8 Januari 2013, 13:44
-
Adaptasi Cuaca Bandung, Persipura Tiba Lebih Awal
Bola Indonesia 7 Januari 2013, 20:00
-
Jajang Nurjaman Akui Diuntungkan Jadwal ISL
Bola Indonesia 7 Januari 2013, 15:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs PSBS 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:43
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persijap 6 April 2026
Bola Indonesia 5 April 2026, 22:38
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR