
Bola.net - - Ketua Panpel Piala Gubernur Kaltim, Dayang Donna Faroek angkat bicara terkait adanya insiden pemukulan yang dilakukan oknum panpel turnamen tersebut pada pemain Sriwijaya FC, Marchko Sandy Merauje. Donna menyebut saat ini permasalahan tersebut sudah tuntas dan tak perlu diperpanjang lagi.
"Terkait insiden ini, wajar kalau mereka merasa seperti itu. Namun, kita jangan berpikir lagi ke arah sana," ujar Donna.
"Intinya, masalah ini sudah clear. Dengan bermainnya lagi Sriwijaya kemarin berarti masalah sudah clear," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Donna menegaskan telah mengevaluasi proses penyelenggaraan turnamen ini. Salah satu pelajarannya, menurut perempuan berusia 41 tahun tersebut, adalah memperketat lagi pengamanan, terutama di area steril.
"Pengamanan akan kami perkuat dan kami tambah personelnya pada partai final tersebut," tutur Donna.
Sebelumnya, sempat terjadi insiden pada laga Semifinal Piala Gubernur Kaltim antara Borneo FC dan Sriwijaya FC. Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Palaran Samarinda, Jumat ini, terjadi pemukulan pada salah seorang pemain Sriwijaya FC, Marchko Sandy Merauje.
Pada pertandingan tersebut, jelang babak pertama usai, Marchko dan pemain Borneo FC, Abdul Rahman, sama-sama diusir keluar lapangan usai menerima kartu merah dari wasit. Ketika diusir inilah pemain muda ini disebut dipukul oleh oknum panitia pelaksana pertandingan.
Akibat insiden ini, para penggawa Sriwijaya tak terima. Bahkan, mereka sempat memilih keluar dari lapangan yang menyebabkan pertandingan sempat tertunda.
Pada babak kedua pun, para penggawa Sriwijaya tak langsung keluar dari ruang ganti. Baru setelah beberapa saat menanti, mereka keluar dan melanjutkan pertandingan.
Sementara itu, menanggapi insiden ini, Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan berharap agar adanya insiden ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, termasuk panpel. Karenanya, demi memastikan agar panpel mendapat pelajaran, Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya FC- sengaja menarik pemain keluar lapangan menyusul insiden tersebut.
"Ini adalah tekanan psikologis.Jika kami tidak melakukan hal ini, mereka akan menganggap biasa saja dan tidak ada masalah," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sriwijaya FC Nilai Arema FC Berkembang Pesat
Bola Indonesia 3 Maret 2018, 22:41
-
Panpel PGK 2018 Sebut Insiden Pemukulan Pemain SFC Sudah Tuntas
Bola Indonesia 3 Maret 2018, 21:13
-
Hadapi Sriwijaya di Final PGK 2018, Arema Bidik Gelar Juara
Bola Indonesia 3 Maret 2018, 21:09
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR