
"Kita terima kekalahan ini. Kita akui Semen Padang bermain bagus pada pertandingan ini," ujar Suharno, pada sesi konferensi pers usai pertandingan.
"Kekalahan ini memang menyakitkan. Tapi, ini bukan kiamat bagi kami," sambungnya.
Sebelumnya, pada laga lanjutan Indonesia Super League 2014, Arema Cronus harus mengakui ketangguhan tamunya, Semen Padang dengan skor 1-2.
Dua gol Kabau Sirah -julukan Semen Padang- di laga ini diborong legiun asing anyar mereka, Osas Saha. Sementara, Arema memperkecil ketinggalan melalui sundulan Alfarizi.
Lebih lanjut, Suharno mengakui bakal menjadikan ini modal berharga timnya, dalam mengarungi sisa kompetisi musim ini. Kekurangan yang nampak dalam pertandingan ini, sambung Pelatih asal Klaten ini, bakal jadi bahan evaluasi tim pelatih.
"Akan segera kita lakukan pembenahan," dia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Bekuk Arema, Eka Ramdani Bahagia
Bola Indonesia 21 Mei 2014, 23:36
-
'Lini Belakang Teledor Penyebab Arema Cronus Kalah'
Bola Indonesia 21 Mei 2014, 23:33
-
Semen Padang: Menang Lawan Arema Bukan Balas Dendam
Bola Indonesia 21 Mei 2014, 22:49
-
Pelatih Arema: Kalah Dari Semen Padang Bukan Kiamat
Bola Indonesia 21 Mei 2014, 22:33
-
Jelang Persegres vs Persija, Balas Dendam Joko Samudro
Bola Indonesia 21 Mei 2014, 22:14
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 10 April 2026, 09:15
-
8 Pemain Manchester United = 1 Elliot Anderson
Liga Inggris 10 April 2026, 09:03
-
Jadwal Lengkap ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 10 April 2026, 08:35
-
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
Piala Dunia 10 April 2026, 08:00
-
Liverpool Hancur di Tangan PSG, 2 Sosok Ini Kena Damprat Carragher
Liga Inggris 10 April 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
























KOMENTAR