
Bola.net - Djadjang Nurdjaman membeber prediksinya terkait kelanjutan Shopee Liga 1 musim 2020, yang terhenti sementara akibat pandemi Corona. Pelatih Barito Putera tersebut menilai, sejauh ini, kondisi yang ada belum ideal untuk menggulirkan lagi kompetisi.
"Pertanyaannya adalah, apakah mungkin tanggal 1 Juli nanti kompetisi benar-benar dilanjutkan. Apalagi mengingat situasi seperti ini. Kasus positif juga masih terus bertambah," kata Djadjang, seperti dilansir dari laman resmi Barito Putera.
"Jadi, saya kira, kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan semua," sambungnya.
Menurut Djanur, sapaan karib Djadjang, jika kompetisi dihentikan, harus ada rencana untuk menggelar turnamen, sebagai ajang pemanasan untuk memasuki musim kompetisi selanjutnya. Menurutnya, hal ini sangat penting agar tim benar-benar siap untuk berlaga di level kompetisi tertinggi.
"Kalau tidak ada kompetisi, pasti berdampak secara keseluruhan, baik bagi klub maupun pemain. Karenanya, harus ada turnamen pemanasan," tutur Djanur.
"Bagaimanapun, pemain butuh uji coba, persiapan, dan tidak cukup hanya dalam latihan agar bisa kembali ke performa terbaik. Apalagi, pemain tidak merasakan atmosfer pertandingan dalam beberapa bulan belakangan," sambungnya.
Sebelumnya, PSSI memastikan bahwa Bulan Maret, April, Mei, dan Juni merupakan status keadaan tertentu darurat bencana. Hal ini tak lepas dari merebaknya penyebaran virus Corona di Indonesia.
Dengan keputusan tersebut, PSSI menunda jadwal lanjutan kompetisi sampai 29 Mei 2020. Jika status darurat bencana tidak diperpanjang pemerintah, kompetisi akan dihelat mulai 1 Juli 2020.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat bencana, atau PSSI menganggap kondisi belum ideal, maka musim kompetisi ini akan dihentikan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Minta Tak Mendadak
Lebih lanjut, Djanur menegaskan, akan patih jika seandainya PSSI memutuskan kompetisi digulirkan kembali. Namun, pelatih berusia 61 tahun ini meminta agar keputusan tersebut tak mendadak.
"Kalau memang harus lanjut, kami tentu akan mematuhi instruksi federasi dan secepatnya mempersiapkan tim. Namun, jangan mendadak," tegas Djanur.
"Minimal, sebulan sebelum kick-off sudah ada pemberitahuan agar klub punya waktu persiapan. Jangan mendadak. Pelatih manapun tidak akan siap jika waktu persiapan mepet," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Kompetisi Mandek, Pelatih Muda Barito Putera Belajar Lagi Ilmu Kepelatihan
- Winger Barito Putera Kehilangan Dua Tradisi Ramadhan Akibat Pandemi Corona
- Hidangan Buka Puasa, Djanur Pilih Kuliner Khas Jawa Barat
- Pemulihan dari Infeksi Corona, Asisten Pelatih Barito Putera Tetap Berpuasa
- Kompetisi Mandek, Gelandang Belia Barito Bantu Ibu Jual Takjil dan Kue
- Bintang Muda Barito Putera Berharap Kompetisi Liga 1 Bisa Berlanjut
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Barito Putera Ragukan Liga 1 2020 Bisa Kembali Digulirkan
Bola Indonesia 15 Mei 2020, 23:34
-
Hidangan Buka Puasa, Djanur Pilih Kuliner Khas Jawa Barat
Bolatainment 13 Mei 2020, 01:57
LATEST UPDATE
-
Teka-teki Cedera Lamine Yamal Jelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 11:16
-
Daftar 26 Pemain Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 09:39
-
Rashford dan Manchester United Dinilai Sudah Tak Punya Jalan Kembali
Liga Inggris 27 Mei 2026, 09:00
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR