
Bola.net - Meskipun federasi sepakbola Kamerun mendapat sanksi pembekuan dari FIFA, tampaknya pemain asal Kamerun yang berkompetisi di Indonesia masih bisa bernafas lega.
Dikatakan Sekjen PSSI, Joko Driyono, para pemain asal Kamerun yang berkompetisi di Indonesia baik Indonesian Premier League (IPL) maupun Indonesia Super League (ISL) masih diberikan kesempatan melanjutkan karir sepakbola di Tanah Air.
"Status pemain di kompetisi Indonesia masih aman. Mereka masih bisa menyelesaikan kontraknya," ucapnya seperti dilansir Antara.
Namun aturan ini berbeda untuk pemain baru. Ditambahkan Jokdri, pihaknya sudah memberikan batasan seiring dengan adanya surat pemberitahuan dari FIFA, terkait dengan sanksi terhadap Kamerun atau klub tidak boleh melakukan aktivitas transfer.
"Transfer baru bisa dilakukan setelah sanksi FIFA dicabut. Ini berkaitan dengan masalah penerbitan ITC (International Transfer Certificate)," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.
Seperti diketahui, Kamerun mendapatkan sanksi larangan mengikuti seluruh pertandingan internasional oleh induk sepakbola dunia, setelah pemerintahnya dinilai telah ikut campur dalam urusan persepakbolaan nasional negeri asal benua Afrika itu.
Sementara itu, beberapa pemain asal Kamerun yang berkarir di Indonesia di antaranya duo Persib Bandung, Mbida Messi dan Abanda Herman, Ngon A Mamoun (Persegres), Herman Dzumafo (Sriwijaya FC), Bio Paulin Pierre (Persipura) dan David Pagbe (Semen Padang). (ant/dzi)
Dikatakan Sekjen PSSI, Joko Driyono, para pemain asal Kamerun yang berkompetisi di Indonesia baik Indonesian Premier League (IPL) maupun Indonesia Super League (ISL) masih diberikan kesempatan melanjutkan karir sepakbola di Tanah Air.
"Status pemain di kompetisi Indonesia masih aman. Mereka masih bisa menyelesaikan kontraknya," ucapnya seperti dilansir Antara.
Namun aturan ini berbeda untuk pemain baru. Ditambahkan Jokdri, pihaknya sudah memberikan batasan seiring dengan adanya surat pemberitahuan dari FIFA, terkait dengan sanksi terhadap Kamerun atau klub tidak boleh melakukan aktivitas transfer.
"Transfer baru bisa dilakukan setelah sanksi FIFA dicabut. Ini berkaitan dengan masalah penerbitan ITC (International Transfer Certificate)," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.
Seperti diketahui, Kamerun mendapatkan sanksi larangan mengikuti seluruh pertandingan internasional oleh induk sepakbola dunia, setelah pemerintahnya dinilai telah ikut campur dalam urusan persepakbolaan nasional negeri asal benua Afrika itu.
Sementara itu, beberapa pemain asal Kamerun yang berkarir di Indonesia di antaranya duo Persib Bandung, Mbida Messi dan Abanda Herman, Ngon A Mamoun (Persegres), Herman Dzumafo (Sriwijaya FC), Bio Paulin Pierre (Persipura) dan David Pagbe (Semen Padang). (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bendol Minta Macan Kemayoran Tampil Lebih Percaya Diri
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 21:19
-
Pemain Kamerun Masih Bisa Lanjutkan Karir di Indonesia
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 21:00
-
Persija Rencanakan Uji Coba di Bulan Ramadan
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 20:30
-
Persija Berharap Pacho dan Lam Hok Hei Segera Pulih
Bola Indonesia 8 Juli 2013, 16:30
-
Persisam Target Bawa Pulang Poin di Kandang Persita
Bola Indonesia 6 Juli 2013, 11:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
-
Hasil Kualifikasi Moto4 European Cup Catalunya 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR