Bola.net - Nama besar PSIS Semarang masih menjadi magnet tersendiri bagi pemain asing yang mengadu nasib di Indonesia. Setelah Vitor Borges dan Amancio Fortes, giliran Na Byung-Yul yang merapat ke tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini.
Pemain asal Korea Selatan ini mulai nampak berlatih bersama dengan para penggawa PSIS lainnya dalam sesi latihan, Kamis(21/02) sore. Byung-Yul nampak antusias melahap porsi latihan yang disiapkan oleh Pelatih PSIS, Eddy Paryono, termasuk dalam sesi latihan fisik dan game.
Penampilan yang ditunjukkan mantan penggawa Batavia Union dan Persik Kediri ini memikat Eddy Paryono. Namun demikian, Eddy tak akan langsung merekomendasikan pemain kelahiran 5 Januari 1985 tersebut.
"Kita masih harus melihat kemampuannya baik secara fisik maupun tekniknya dalam 2-3 latihan lagi. Setelah itu, tim pelatih baru bisa memutuskan kelayakannya," ujar Eddy Paryono, tentang peluang pemain bertinggi 180 cm itu.
Sebetulnya, dalam proyeksi tim mendatang, PSIS sudah tak lagi membutuhkan sosok gelandang. Mereka memerlukan pemain belakang dengan postur tinggi.
"Kita perlu pemain belakang dengan postur tinggi untuk mengantisipasi duel bola-bola atas. Kalau memungkinkan, kami menginginkan pemain yang bisa menempati posisi center back dan juga gelandang bertahan," Eddy menandaskan. (den/dzi)
Pemain asal Korea Selatan ini mulai nampak berlatih bersama dengan para penggawa PSIS lainnya dalam sesi latihan, Kamis(21/02) sore. Byung-Yul nampak antusias melahap porsi latihan yang disiapkan oleh Pelatih PSIS, Eddy Paryono, termasuk dalam sesi latihan fisik dan game.
Penampilan yang ditunjukkan mantan penggawa Batavia Union dan Persik Kediri ini memikat Eddy Paryono. Namun demikian, Eddy tak akan langsung merekomendasikan pemain kelahiran 5 Januari 1985 tersebut.
"Kita masih harus melihat kemampuannya baik secara fisik maupun tekniknya dalam 2-3 latihan lagi. Setelah itu, tim pelatih baru bisa memutuskan kelayakannya," ujar Eddy Paryono, tentang peluang pemain bertinggi 180 cm itu.
Sebetulnya, dalam proyeksi tim mendatang, PSIS sudah tak lagi membutuhkan sosok gelandang. Mereka memerlukan pemain belakang dengan postur tinggi.
"Kita perlu pemain belakang dengan postur tinggi untuk mengantisipasi duel bola-bola atas. Kalau memungkinkan, kami menginginkan pemain yang bisa menempati posisi center back dan juga gelandang bertahan," Eddy menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Korea Selatan Merapat ke PSIS Semarang
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 22:00
-
Tempa Kondisi Pemain, PSIS Semarang Gunakan Sport Science
Bola Indonesia 12 Februari 2013, 11:33
-
Sikapi Dualisme PSIS, PSSI Berpatokan Legalitas
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 10:45
-
'Dualisme Karena PSIS Dibawa ke DU PT. LI'
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 09:26
-
Plt Walikota Semarang Berharap PSIS Hanya Satu
Bola Indonesia 17 Januari 2013, 23:12
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR