Bola.net - PSSI berhati-hati dalam menyikapi dualisme yang terjadi di tubuh PSIS Semarang. Otoritas tertinggi sepakbola Indonesia ini memilih berpegang pada legalitas dalam menentukan status tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini.
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, pemilik dari PSIS adalah 25 klub internal mereka. Klub-klub ini yang sejak tahun lalu mengikat kerjasama pengelolaan PSIS dengan mitra kerja mereka, PT. Ancora, untuk berkompetisi di kompetisi Divisi Utama di bawah PSSI.
"Tahun ini, mitra kerja pemilik legalitas PSIS, atau 20 klub dari 25 klub, mencabut mandat dari PT. Ancora, karena membawa PSIS berkompetisi di kompetisi ilegal," ujar Saleh pada Bola.net.
"Karena itu, PSSI akan berpegang pada legalitas yang ada. Apabila saham milik anggota PSIS tersebut belum dipindahtangankan dan masih ada pada mereka, maka PT manapun yang mereka tunjuk akan diakui oleh PSSI," sambung Saleh.
Lebih lanjut, Saleh menambahkan bahwa apabila saham klub-klub tersebut sudah dialihtangankan pada pihak Ancora, maka PSSI tak akan memaksakan diri mengakui PSIS yang berkompetisi di kompetisi resmi. Pasalnya, secara hukum, PSIS yang sah sudah dimiliki Ancora. (den/mac)
Menurut Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar, pemilik dari PSIS adalah 25 klub internal mereka. Klub-klub ini yang sejak tahun lalu mengikat kerjasama pengelolaan PSIS dengan mitra kerja mereka, PT. Ancora, untuk berkompetisi di kompetisi Divisi Utama di bawah PSSI.
"Tahun ini, mitra kerja pemilik legalitas PSIS, atau 20 klub dari 25 klub, mencabut mandat dari PT. Ancora, karena membawa PSIS berkompetisi di kompetisi ilegal," ujar Saleh pada Bola.net.
"Karena itu, PSSI akan berpegang pada legalitas yang ada. Apabila saham milik anggota PSIS tersebut belum dipindahtangankan dan masih ada pada mereka, maka PT manapun yang mereka tunjuk akan diakui oleh PSSI," sambung Saleh.
Lebih lanjut, Saleh menambahkan bahwa apabila saham klub-klub tersebut sudah dialihtangankan pada pihak Ancora, maka PSSI tak akan memaksakan diri mengakui PSIS yang berkompetisi di kompetisi resmi. Pasalnya, secara hukum, PSIS yang sah sudah dimiliki Ancora. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali ke PSSI, La Nyalla cs Tak Perlu Lagi Minta Maaf
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 20:45
-
Sikapi Dualisme PSIS, PSSI Berpatokan Legalitas
Bola Indonesia 18 Januari 2013, 10:45
-
PSSI Tanggapi Dingin Rencana Roy Suryo
Bola Indonesia 16 Januari 2013, 13:52
-
PSSI Jalin Kesepakatan Dengan News Corp
Bola Indonesia 16 Januari 2013, 12:26
-
Tak Takut Sanksi, Persipura Sebut PSSI Berdosa
Tim Nasional 16 Januari 2013, 03:57
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia
Piala Dunia 6 Juli 2026, 00:06
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR