
Bola.net - Dedik Setiawan mengaku timnya harus beradaptasi dengan kondisi lapangan Stadion Gajayana, yang akan menjadi palagan antara timnya dan PS TIRA Persikabo, pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Penyerang Arema FC ini menyebut ada beda antara lapangan Stadion Gajayana dan Stadion Kanjuruhan, yang selama ini menjadi kandang mereka.
"Kami sesungguhnya sudah terbiasa bermain di Kanjuruhan. Kami harus beradaptasi lagi dengan kondisi lapangan di Stadion Gajayana," ucap Dedik.
"Namun, saya yakin kami bakal menjalani adaptasi ini dengan lebih baik dan menang. Toh, kami sudah hampir tiap hari berlatih di Gajayana," sambungnya.
Arema akan menghadapi PS TIRA Persikabo pada laga pekan keenam Shopee Liga 1 musim 2019 ini. Pertandingan, yang akan disiarkan langsung Indosiar, tersebut bakal digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06) mendatang.
Pada pertandingan ini, Arema sengaja memindah kandang mereka ke Stadion Gajayana Kota Malang. Pasalnya di wilayah Kabupaten Malang, lokasi Stadion Kanjuruhan, bakal diadakan pemilihan kepala desa secara serentak. Gelaran politik lokal ini dikhawatirkan bakal berpengaruh pada kondisi keamanan.
Apa perbedaan kondisi lapangan Stadion Gajayana dibandingkan dengan lapangan Stadion Kanjuruhan? Simak di bawah ini.
Beda Ketebalan Rumput
Menurut Dedik, perbedaan paling mencolok antara Kanjuruhan dan Gajayana adalah ketebalan rumput kedua stadion tersebut. Pemain berusia 25 tahun ini menilai bahwa rumput di lapangan Stadion Gajayana lebih tipis dibanding Kanjuruhan.
"Ini membuat kondisi lapangan di Gajayana lebih keras dari Kanjuruhan," kata Dedik.
"Kondisi ini berpengaruh juga pada permainan kami. Aliran bola tentu saja berbeda," pemain asal Dampit ini menambahkan.
Berharap Tuah Gajayana
Sementara itu, tak hanya dampak negatif yang mengikuti perpindahan kandang Arema ke Gajayana. Menurut Dedik, dengan berpindah ke Gajayana, peluang laga Arema mendapat dukungan langsung dari suporter mereka, Aremania, kian terbuka.
"Kami main di Gajayana, yang lokasinya di tengah kota. Ini akan membuat dukungan suporter kian besar," ujar pemain asal Dampit ini.
"Dengan banyaknya suporter yang akan mendukung langsung, motivasi kami menang pun akan kian besar," Dedik menambahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penggawa Arema Diminta Tak Lengah Kala Menjamu PS TIRA Persikabo
Bola Indonesia 27 Juni 2019, 23:58
-
Winger Arema Sebut PS TIRA Persikabo Miliki Keuntungan
Bola Indonesia 27 Juni 2019, 22:11
-
Bintang Arema FC Waspadai Serangan Balik PS TIRA Persikabo
Bola Indonesia 27 Juni 2019, 00:55
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR