Menurut Saleh, keputusan Menpora dan BOPI ini bukan bentuk dari intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap PSSI. Bagi Saleh, keputusan BOPI yang tidak memberikan rekomendasi kepada Persebaya ISL, adalah bentuk penegakan aturan.
"Apanya yang disebut intervensi. Ini soal penegakan aturan kok. Kalau ada aturan yang salah, masa pemerintah mau membiarkan begitu saja" terang Saleh.
Sebelumnya, Persebaya yang berkompetisi di Indonesia Super League (ISL), menilai campur tangan pemerintah menjadi preseden buruk bagi sepakbola Indonesia. Hal ini juga bisa menurunkan harga diri PSSI di mata FIFA.
"Ini juga kontra produktif dengan hasil kongres PSSI yang menyebut dualisme sudah selesai. Ini malah dibongkar lagi. Mereka bilang bilang dualisme sudah selesai. Itu berarti hasil Kongres PSSI tidak berarti dong," kata sekretaris tim Persebaya, Rahmad Sumanjaya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 2 April 2015, 21:28

-
Fandi Eko Utomo Tunggu Keputusan Manajemen Persebaya
Bola Indonesia 2 April 2015, 20:52
-
BOPI Ancam Masa Depan Evan Dimas Cs
Bola Indonesia 2 April 2015, 20:38
-
Sekjen BOPI Bantah Tudingan Terkait Arema Indonesia
Bola Indonesia 2 April 2015, 20:28
-
Pusamania Borneo FC Incar Empat Poin di Jawa Timur
Bola Indonesia 2 April 2015, 20:06
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR