Bola.net - PT Liga Indonesia (PT LI) batal menggelar rapat pleno lanjutan, Senin (19/1). Selanjutnya, rapat kembali diagendakan Selasa (20/1).
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa batalnya rapat diakibatkan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar yang belum mengirimkan konfirmasi mengenai pelunasan hutang.
"Kami masih menunggu karena dua klub tersebut belum mengkonfirmasi status hutangnya. Dalam surat, kami meminta sampai Senin ini. Jadi, kami harus memundurkan jadwal rapat pleno ke Selasa (20/1). Kami masih menunggu hingga Senin malam," ujar Tigor.
Tigor menambahkan, data dari sejumlah klub seperti Pelita Bandung Raya (PBR), Gresik United, Persija Jakarta dan Arema Cronous, sudah masuk. Khusus Persija dan Arema, Tigor menjelaskan bahwa data yang diberi terkait proyeksi pembiayaan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
"Mereka harus melakukan apa yang kami harapkan. Misalnya, terkait penyesuaian proyeksi pembiayaan dan posisi hutang. Hutang PBR sudah berkurang, namun masih ada sisa yang nilainya bisa ditutupi dari kontribusi komersial yang didapat. Dalam suratnya, PBR mengatakan akan melakukan pembayaran lagi setelah mendapat kontribusi komersial," pungkasnya. (esa/dim)
Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI), Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa batalnya rapat diakibatkan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar yang belum mengirimkan konfirmasi mengenai pelunasan hutang.
"Kami masih menunggu karena dua klub tersebut belum mengkonfirmasi status hutangnya. Dalam surat, kami meminta sampai Senin ini. Jadi, kami harus memundurkan jadwal rapat pleno ke Selasa (20/1). Kami masih menunggu hingga Senin malam," ujar Tigor.
Tigor menambahkan, data dari sejumlah klub seperti Pelita Bandung Raya (PBR), Gresik United, Persija Jakarta dan Arema Cronous, sudah masuk. Khusus Persija dan Arema, Tigor menjelaskan bahwa data yang diberi terkait proyeksi pembiayaan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
"Mereka harus melakukan apa yang kami harapkan. Misalnya, terkait penyesuaian proyeksi pembiayaan dan posisi hutang. Hutang PBR sudah berkurang, namun masih ada sisa yang nilainya bisa ditutupi dari kontribusi komersial yang didapat. Dalam suratnya, PBR mengatakan akan melakukan pembayaran lagi setelah mendapat kontribusi komersial," pungkasnya. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Minta Pemain Aktif Lapor Penunggakan Gaji
Bola Indonesia 19 Januari 2015, 23:59
-
Persebaya dan PSM Akibatkan PT LI Batal Gelar Rapat Pleno
Bola Indonesia 19 Januari 2015, 23:50
-
PT LI Setuju Persiram Gunakan Stadion Maguwoharjo
Bola Indonesia 17 Januari 2015, 12:58
-
PT LI Sebut Persija Bebas Dari Lilitan Utang
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:46
-
Persebaya Terancam Tanpa Pemain Asing di ISL 2015
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 17:51
LATEST UPDATE
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR