Bola.net - Persebaya Surabaya tak mau main-main dalam merekrut pemainnya. Klub berjuluk Bajul Ijo itu akan menerapkan tes medis pada mereka-mereka yang lolos tahapan seleksi.
Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini rupanya mendapatkan pelajaran berharga saat melakukan tes medis pada Ibrahima Iyane Thiam lalu. Mereka hampir saja mengikat pemain asal Senegal itu pada bursa transfer tengah musim Indonesian Premier League (IPL) lalu. Namun, usai menjalani tes medis, Persebaya enggan merekrutnya. Sebab, ditemukan cedera engkel dari hasil scan tes medis tersebut.
"Kami tak mau kejadian seperti Ibrahima terulang. Skill bagus, postur oke, tapi ternyata punya cedera kambuhan," terang Media Officer Persebaya, Ram Surahman pada Bola.net semalam, Jumat (28/9).
Ia membantah kalau tes medis ini hanyalah gaya-gayaan Persebaya agar seperti klub-klub Eropa. "Sebagai klub profesional, ini adalah prosedur. Ini juga bisa menjadi acuan saat negosiasi kontrak pemain," jelas Ram.
Menguatkan apa yang dikatakan Ram, pelatih Ibnu Grahan menegaskan bahwa tes medis diterapkan kepada semua pemain yang lolos seleksi. Para pemain tetap tak boleh jemawa dulu, meski mereka bagus di seleksi dua hari yang dimulai sore nanti itu.
"Lokal, asing, baru atau lama, semua sama. Tetap kami tes medis. Masuk laboratorium, scan, dan kami lihat dulu ada cedera apa tidak," tegas Ibnu. (fjr/dzi)
Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini rupanya mendapatkan pelajaran berharga saat melakukan tes medis pada Ibrahima Iyane Thiam lalu. Mereka hampir saja mengikat pemain asal Senegal itu pada bursa transfer tengah musim Indonesian Premier League (IPL) lalu. Namun, usai menjalani tes medis, Persebaya enggan merekrutnya. Sebab, ditemukan cedera engkel dari hasil scan tes medis tersebut.
"Kami tak mau kejadian seperti Ibrahima terulang. Skill bagus, postur oke, tapi ternyata punya cedera kambuhan," terang Media Officer Persebaya, Ram Surahman pada Bola.net semalam, Jumat (28/9).
Ia membantah kalau tes medis ini hanyalah gaya-gayaan Persebaya agar seperti klub-klub Eropa. "Sebagai klub profesional, ini adalah prosedur. Ini juga bisa menjadi acuan saat negosiasi kontrak pemain," jelas Ram.
Menguatkan apa yang dikatakan Ram, pelatih Ibnu Grahan menegaskan bahwa tes medis diterapkan kepada semua pemain yang lolos seleksi. Para pemain tetap tak boleh jemawa dulu, meski mereka bagus di seleksi dua hari yang dimulai sore nanti itu.
"Lokal, asing, baru atau lama, semua sama. Tetap kami tes medis. Masuk laboratorium, scan, dan kami lihat dulu ada cedera apa tidak," tegas Ibnu. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Terapkan Tes Medis Usai Seleksi
Bola Indonesia 29 September 2012, 09:10
-
Persebaya Beri Kesempatan Enam Pemain Internal
Bola Indonesia 28 September 2012, 21:00
-
Persebaya: Fandi Harus Tetap Ikut Seleksi!
Bola Indonesia 27 September 2012, 20:01
-
Seleksi Persebaya 29-30 September
Bola Indonesia 24 September 2012, 21:15
-
Persiba Balikpapan Siapkan Tes Administrasi Untuk Calon Pemain
Bola Indonesia 18 September 2012, 14:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR