Asisten manajer Persela Yuhronur Effendi pun mengaku belum bisa menyikapi sanksi tersebut. Namun, Yuhronur mengatakan jika sanksi yang dikeluarkan PSSI terlalu berlebihan. Apalagi, dikatakannya, FIFA dan AFC tidak akan menerima laporan dari PSSI secara mudah.
"Hingga kini, kami belum lihat Surat Keterangan (SK) sanksinya. Tentunya, kami harus menunggu dan berikutnya baru bisa menyikapinya," ujarnya.
"Namun, kami yakin AFC juga pasti menimbang-nimbang tentang sanksi tersebut. Sebab, bukan klub ISL atau PT LI yang mengalami masalah sehingga tidak patuh kepada PSSI, melainkan PSSI yang sedang mengalami masalah. PSSI sudah tidak diakui anggota-anggotanya lagi," terangnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Nilai PSSI Sarat Masalah
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 04:53
-
Sriwijaya FC Buang Surat Sanksi PSSI ke Tong Sampah
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 04:35
-
Ketua KOI: Sanksi Merupakan Hak PSSI
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 04:26
-
PSSI Laporkan Sanksi Klub dan Pemain Pada AFC
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 04:13
-
"Penyelesaian Konflik PSSI Berada di Anggotanya"
Bola Indonesia 23 Januari 2013, 21:18
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR