Bola.net - Persipasi merasa perlakuan Walikota Bekasi sudah kelewat batas. Ketua Umum Persipasi Kartono Yulianto malah menanyakan kesalahan di pihaknya hingga layak mendapat perlakuan tidak pantas tersebut.
"Saya sangat sedih dan kecewa diperlakukan Walikota seperti ini. Apa salah kami sehingga menurunkan 3 truk personil Satpol PP dan Kepolisian untuk menyerbu kantor kami?" ungkap Ketua Umum Persipasi Bekasi, Kartono Yulianto.
Para personil Satpol PP dan Kepolisian, mencopot segala atribut (spanduk) Persipasi dan suporter yang berada di lingkungan Stadion Patriot, Senin (14/4). Menurut Kartono Yulianto, tindakan tersebut sangat semena-mena dan menyalahi aturan, karena pihaknya bukanlah pelaku kriminal yang dapat diperlakukan seperti itu.
"Kalau mau larang kami bertanding, itu kewenangan Walikota yang terhormat. Tapi mengapa perlakukan kami seperti maling atau mengusir pedagang kaki lima dan gelandangan?" keluhnya.
Sejatinya, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan akan menjalani laga perdana Divisi Utama, di Stadion berkapaitas 20 ribu tempat duduk tersebut dengan menjamu Persikab Kabupaten Bandung, Selasa (15/4) petang.
Sayangnya, pihak pemerintah Kota Bekasi seperti Walikota Rahmat Effendi, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) dan kontraktor, tetap tidak mengeluarkan izin penggunaan Stadion Patriot. Derita Kartono Yulianto menangani Persipasi, semakin lengkap lantaran terus didesak para pemain dan tim pelatih untuk menyelesaikan kontrak.
Laskar Patriot- julukan Persipasi- berada di Grup 3 Divisi Utama bersama Persika Karawang, Persikab Kabupaten Bandung, Persipon Pontianak, Persires Kuningan, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap dan Persibangga Purbalingga. [initial]
(esa/mac)
"Saya sangat sedih dan kecewa diperlakukan Walikota seperti ini. Apa salah kami sehingga menurunkan 3 truk personil Satpol PP dan Kepolisian untuk menyerbu kantor kami?" ungkap Ketua Umum Persipasi Bekasi, Kartono Yulianto.
Para personil Satpol PP dan Kepolisian, mencopot segala atribut (spanduk) Persipasi dan suporter yang berada di lingkungan Stadion Patriot, Senin (14/4). Menurut Kartono Yulianto, tindakan tersebut sangat semena-mena dan menyalahi aturan, karena pihaknya bukanlah pelaku kriminal yang dapat diperlakukan seperti itu.
"Kalau mau larang kami bertanding, itu kewenangan Walikota yang terhormat. Tapi mengapa perlakukan kami seperti maling atau mengusir pedagang kaki lima dan gelandangan?" keluhnya.
Sejatinya, Stephen Nagbe Mennoch dan kawan-kawan akan menjalani laga perdana Divisi Utama, di Stadion berkapaitas 20 ribu tempat duduk tersebut dengan menjamu Persikab Kabupaten Bandung, Selasa (15/4) petang.
Sayangnya, pihak pemerintah Kota Bekasi seperti Walikota Rahmat Effendi, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar) dan kontraktor, tetap tidak mengeluarkan izin penggunaan Stadion Patriot. Derita Kartono Yulianto menangani Persipasi, semakin lengkap lantaran terus didesak para pemain dan tim pelatih untuk menyelesaikan kontrak.
Laskar Patriot- julukan Persipasi- berada di Grup 3 Divisi Utama bersama Persika Karawang, Persikab Kabupaten Bandung, Persipon Pontianak, Persires Kuningan, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap dan Persibangga Purbalingga. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Pembuka Divisi Utama di Manahan Diwarnai Kericuhan
Bola Indonesia 15 April 2014, 22:39
-
Deltras Hanya Bermain Imbang, Ini Komentar Riono Asnan
Bola Indonesia 15 April 2014, 19:15
-
Review DU: Deltras Tertahan di Sidoarjo
Bola Indonesia 15 April 2014, 17:39
-
Warta Kusuma Dibikin Stres Oleh Kisruh Persipasi
Bola Indonesia 15 April 2014, 11:43
-
Persipasi Tak Terima Perlakuan Walikota Bekasi
Bola Indonesia 15 April 2014, 11:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR