
Bola.net - Kepastian Persebaya DU untuk menjamu Persebo Bondowoso di Surabaya masih belum jelas. Izin dari pihak keamanan masih belum keluar untuk laga yang dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jumat (29/3) nanti itu.
Manajer Persebaya DU, Bambang Pramukantoro menjelaskan kalau pihaknya sudah bertemu langsung dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto. Namun pertemuan yang juga melibatkan TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu tak membahas mengenai kapan larangan pertandingan sepak bola di Surabaya itu dicabut.
"Tadi kami sudah melakukan pertemuan dengan Bapak Kapolrestabes Surabaya. Pertemuan membahas pola-pola antisipasi bentrokan antar suporter," jelas Bambang, Rabu petang (27/3).
Mantan manajer tim PON Jatim di PON Riau 2012 lalu itu menerangkan kalau Polrestabes masih akan melakukan reschedule terhadap pertandingan sepak bola di Surabaya. Baik, itu untuk pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) maupun Indonesian Premier League (IPL).
"Kapan kepastiannya, belum diputuskan secara pasti. Polrestabes masih berpedoman pada kawat sandi dari Polda Jatim yang melarang pertandingan sepak bola. Kami tetap masih menunggu keputusan resminya," aku Bambang.
Persebaya DU sendiri, menurutnya sudah mengajukan opsi tertulis kepada Polrestabes Surabaya supaya diizinkan mengggelar pertandingan lawan Persebo. Salah satu Opsi yang ditawarkan mereka adalah menghelat pertandingan tanpa penonton. "Mudah-mudahan ada hasil yang menggembirakan. Karena tim sudah cukup lama tidak bertanding," pungkas Bambang. (fjr/dzi)
Manajer Persebaya DU, Bambang Pramukantoro menjelaskan kalau pihaknya sudah bertemu langsung dengan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto. Namun pertemuan yang juga melibatkan TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya itu tak membahas mengenai kapan larangan pertandingan sepak bola di Surabaya itu dicabut.
"Tadi kami sudah melakukan pertemuan dengan Bapak Kapolrestabes Surabaya. Pertemuan membahas pola-pola antisipasi bentrokan antar suporter," jelas Bambang, Rabu petang (27/3).
Mantan manajer tim PON Jatim di PON Riau 2012 lalu itu menerangkan kalau Polrestabes masih akan melakukan reschedule terhadap pertandingan sepak bola di Surabaya. Baik, itu untuk pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) maupun Indonesian Premier League (IPL).
"Kapan kepastiannya, belum diputuskan secara pasti. Polrestabes masih berpedoman pada kawat sandi dari Polda Jatim yang melarang pertandingan sepak bola. Kami tetap masih menunggu keputusan resminya," aku Bambang.
Persebaya DU sendiri, menurutnya sudah mengajukan opsi tertulis kepada Polrestabes Surabaya supaya diizinkan mengggelar pertandingan lawan Persebo. Salah satu Opsi yang ditawarkan mereka adalah menghelat pertandingan tanpa penonton. "Mudah-mudahan ada hasil yang menggembirakan. Karena tim sudah cukup lama tidak bertanding," pungkas Bambang. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertemuan Persebaya DU-Kapolrestabes Belum Buahkan Hasil
Bola Indonesia 27 Maret 2013, 19:00
-
Persewangi Kubur Ambisi Sepuluh Pemain RMP
Bola Indonesia 27 Maret 2013, 17:25
-
RMP Ingin Happy Ending di Putaran Pertama
Bola Indonesia 26 Maret 2013, 21:42
-
Dua Pemain Pengganti Menangkan Deltras
Bola Indonesia 26 Maret 2013, 19:18
-
PS Siak Realistis Menatap Divisi Utama LPIS
Bola Indonesia 25 Maret 2013, 19:44
LATEST UPDATE
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
-
Resmi Bertahan, Harry Maguire Teken Kontrak Baru di Manchester United
Liga Inggris 7 April 2026, 17:42
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Bayern Munchen
Liga Champions 7 April 2026, 17:27
-
Scudetto? Napoli Tetap Realistis
Liga Italia 7 April 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR