Padahal jika sesuai rencana, The Citizen- julukan Manchester City- akan berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Juli 2015.
Direktur Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Raja Pane, mengungkapkan jika cukup banyak klub yang juga membatalkan diri untuk menginjak kaki di Tanar Air.
"Misalnya saja, Chelsea. Semula, mereka tadinya juga mau masuk. Akhirnya sampai di Australia dan tidak ke Indonesia. AS Roma dan Atletico Madrid, seharusnya juga ke Indonesia," tuturnya.
Kerugian tersebut, diakui Raja Pane, tidak lepas dari sanksi yang diberikan FIFA. Karena itu, klub-klub tersebut berpikir ulang untuk singgah di Indonesia.
"Untuk penyewaan SUGBK, saya tidak bisa menyebutkan. Angkanya relatif karena berbeda kategori. Tentu kami rugi, termasuk Indonesia karena kedatangan klub luar menjadi sebuah promosi bahwa Indonesia aman," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PPKGBK Sebut Sanksi FIFA Membuat Indonesia Merugi
Bola Indonesia 25 Juni 2015, 23:15
-
Tokoh-Tokoh Sepakbola Nasional Keluarkan Petisi
Bola Indonesia 25 Juni 2015, 21:56
-
Agum Gumelar Nilai PSSI di Bawah La Nyalla Sudah Berjalan Baik
Bola Indonesia 25 Juni 2015, 21:39
-
DPR-RI: Pertemuan Menpora dan Djohar Tak Selesaikan Masalah
Bola Indonesia 25 Juni 2015, 15:05
-
Djamal Aziz Tantang Pelaku Pengaturan Skor Lapor Polisi
Bola Indonesia 24 Juni 2015, 22:08
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs Arsenal: David Raya
Liga Champions 8 April 2026, 06:26
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR