
Bola.net - Profil Josep Gombau yang menjadi pelatih baru Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2023/2024. Josep Gombau punya reputasi yang cukup mentereng karena pernah jadi pelatih La Masia dan pemandu bakat di Barcelona.
Josep Gombau akan menggantikan tugas Aji Santoso sebagai pelatih kepala Persebaya. Sebelum merekrut Josep Gombau, Bajul Ijo sempat memakai jasa Uston Nawawi sebagai pelatih karteker.
Josep Gombau sudah tiba di Surabaya pada Rabu (13/9/2023) kemarin. Saat ini, Persebaya sedang mendaftarkan pelatih berusia 47 tahun ke pihak operator BRI Liga 1 2023/2024 bisa memimpin tim pada duel lawan Madura United.
Josep Gombau belum pernah melatih klub asal Indonesia. Namun, dia pernah melatih di negara Asia tepatnya India dan Australia. Yuk simak ulasan lengkap tentang profil Josep Gombau di bawah ini ya Bolaneters.
Rekam Jejak di La Masia

Josep Gombau datang ke Persebaya dengan rekam jejak yang mentereng, terutama pada awal kariernya. Josep Gombau pernah jadi pelatih tim muda Espanyol pada 2000 hingga 2001.
Setelah itu, Josep Gombau cukup lama bekerja untuk Barcelona. Khususnya di La Masia.
Dikutip dari Harian Disway, Josep Gombau melatih di La Masia pada 2006 hingga 2009. Sebelumnya, dia juga bekerja sebagai asisten pelatih di La Masia. Josep Gombau diklaim pernah mendidik Andres Iniesta, Victor Valdes, hingga Sergio Busquets.
Dan, tentu saja, Josep Gombau diklaim pernah ikut membekali kemampuan teknis Lionel Messi ketika masih muda.
Pemandu Bakat Handal

Selain pernah menjadi pelatih, Josep Gombau juga punya karier sebagai pemandu bakat. Dia pernah menjadi pemandu bakat untuk dua tim elit Spanyol, Espanyol (2001-2002) dan Barcelona (2003-2005).
Dikutip dari Harian Disway, sebagai pemandu bakat, Josep Gombau memberikan rekomendasi rekrutan jitu untuk Barcelona. Pemain yang direkrut antara lain Deco dan Samuel Eto'o.
Selain sebagai pelatih dan pemandu bakat, Josep Gombau juga bisa bekerja untuk peran lain. Pada 2021 lalu, Josep Gombau ditunjuk sebagai Direktur Teknis di Queensboro. Dia juga pernah bertugas sebagai Komite Teknik klub India, Odisha FC.
Pengalaman di Asia
Josep Gombau punya pengalaman panjang di sepak bola Asia. Dia memulai petualangan di Asia pada 2009 silam, ketika dipercaya menjadi pelatih klub asal Hongkong yakni Kitchee.
Setelah itu, Josep Gombau melanjutkan karier ke Australia. Dia tercatat pernah menjadi pelatih di Adelaide United, Timnas Australia U-23, Westren Sydney, dan Queensboro. Dia Queensboro, dia juga merangkap sebagai Direktur Teknik.
Terakhir, Josep Gombau tercatat sebagai pelatih klub India, Odisha FC musim 2022/2023. Josep Gombau membawa Odisha finis di posisi ke-6 dari 11 tim Liga Super India.
Profil Josep Gombau

Biodata
Nama: Josep Gombau Balague
Tanggal lahir: 5 Juli 1976
Kewarganegaraan: Spanyol
Lisensi: UEFA Pro
Karier pemain
1992: CF Amposta
Karier pelatih/manajerial
1993: CF Amposta (junior)
2000-2001: Espanyol Junior
2001-2002: Espanyol (pemandu bakat)
2003-2005: Barcelona (pemandu bakat)
2005-2006: La Masia (asisten)
2006-2009: La Masia (pelatih)
2009-2013: Kitchee (pelatih)
2013-2015: Adelaide United (pelatih)
2016-2017: Australia U-23 (pelatih)
2017-2018: Western Sydney (pelatih)
2018-2020: Odisha (pelatih)
2020-2022: Queensboro (pelatih)
2022-2023: Odisha (pelatih)
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Pilihan Hidup Zulfiandi: Rehat Sementara dari Sepak Bola Demi Rawat Ibu yang Sakit
- Demi Lanjutkan Tren Positif, Arema FC Bertekad Kalahkan Persita Tangerang
- Cari Lapangan yang Layak, Arema FC Gelar TC di Bali
- Comeback ke Persija, Bek Timnas Indonesia U-23 Petik Pelajaran Berharga di TC Kualifikasi Piala Asia
- Proses Laporan Model B Tragedi Kanjuruhan Dihentikan, Ini Reaksi Keras Tokoh Aremania
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Derby Suramadu, Manajemen Madura United Koordinasi dengan Suporter
Bola Indonesia 14 September 2023, 22:55
-
Resmi! Persebaya Tunjuk Eks Pelatih Lionel Messi Sebagai Nahkoda Baru Green Force
Bola Indonesia 14 September 2023, 17:55
-
Hasil BRI Liga 1 Persebaya Surabaya vs Borneo FC: Skor 2-1
Bola Indonesia 3 September 2023, 18:06
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR