Dengan alasan match fee yang belum terbayar, PSBK mogok saat jeda. Padahal mereka sudah sempat melakoni babak pertama dan harus tertinggal 0-1 dari Persebaya DU melalui gol Serdjan Lopicic di menit ke-24.
Menurut M Samanhudi Anwar mewakili manajemen tim berjuluk Laskar Peta itu, hak PSBK terkait match fee belum lunas terbayar. Mereka baru mendapatkan setengah dari yang dijanjikan panitia sebesar Rp 10 juta pada tiap laganya. "Bukan masalah uangnya, tapi komitmen panitia yang saya minta. Lawan Arema kemarin baru dibayar setengahnya. Saya tanya untuk yang ini kok katanya nggak ada," bebernya usai laga.
Pria yang juga menjabat sebagai Walikota Blitar ini mengaku akan melanjutkan aksi mereka ke meja hijau. "Ini sudah mencoreng nama Gubernur juga dan saya yakin Gubernur tak tahu hal ini. Kalau nggak diginikan, mafia-mafia di sepakbola akan terus ada," tambah Samanhudi.
Terlepas dari aksi mogok ini. PSBK sendiri sempat bermain cantik di menit-menit awal. Mereka sempat mendapatkan empat peluang di sepuluh menit berjalan. Akan tetapi kericuhan terjadi begitu mereka memasuki ruang ganti.
Setelah menunggu PSBK keluar dari ruang ganti selama 2 x 5 menit sebelum memulai babak kedua, Perangkat Pertandingan pun akhirnya menyatakan Persebaya DU mendapatkan tiga angka dalam laga ini. Namun, belum diputuskan berapa gol kemenangan yang didapatkan Persebaya DU. Apakah tetap 3-0 atau gol Lopicic tetap dihitung sehingga mereka mendapatkan kemenangan 4-0.
"Kami akan kirim berita acara pertandingan ke Pengprov (PSSI Jatim). Nanti biar mereka yang memutuskan, Persebaya menang 3-0 atau 4-0," ujar Pengawas Pertandingan laga ini, Mariono.
Selisih gol tersebut sedikit banyak memang berarti bagi Persebaya DU. Sebab, mereka akan menyamai perolehan Arema yang kemarin menang gol 4-0 tanpa balas. Jika mampu menahan imbang tim bertabur bintang tersebut besok, maka Persebaya DU bisa membidik adu penalti untuk lolos ke final.
"Kami sih inginnya menang 4-0, manual liga biasanya tetap menghitung gol yang tercipta," tambah asisten manajer Persebaya DU, Amran Ali Said. (fjr/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 27 Desember 2012, 22:15

-
PSBK Mogok, Persebaya DU Dinyatakan Menang
Bola Indonesia 27 Desember 2012, 21:45
-
Divisi Utama (LI): Persepam Permalukan PSBK Kota Blitar
Bola Indonesia 28 Juni 2012, 06:30
-
Divisi Utama (LI): Agus Santiko Buyarkan Kemenangan Persita
Bola Indonesia 27 Juni 2012, 20:00
-
Divisi Utama (LI): Start Mulus PSBK Kota Blitar
Bola Indonesia 25 Juni 2012, 23:19
LATEST UPDATE
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR