
Bola.net - PSIS Semarang merasa cukup terbantu dengan pencairan hak komersial dari PT. Liga Indonesia Baru. Dana tersebut menjadi angin segar di tengah kondisi keuangan klub yang kian menipis.
Menurut General Manager PSIS, Wahyu 'Liluk' Winarto, klub sangat membutuhkan dana tersebut. Sebab, mereka harus membayar hak pemain sebagaimana diputuskan oleh federasi.
"Memang itu diharapkan sekali dengan kondisi sekarang ini, klub boleh dikatakan sekarat lah," katanya kepada Bola.net.
"Kami memang butuh itu, apalagi kami punya tanggungan untuk bayar (gaji) 25 persen," imbuh anggota DPRD Jawa Tengah itu.
Sebagaimana putusan PSSI, setiap klub diwajibkan untuk membayar gaji pemain sebesar 25 persen selama kompetisi dihentikan. Aturan tersebut berlaku sejak Maret hingga Juni.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIS Merasa Terbantu dengan Cairnya Hak Komersial
Bola Indonesia 20 Mei 2020, 00:55
-
Ulang Tahun ke-88, PSIS Semarang Diharap Kian Berjaya
Bola Indonesia 18 Mei 2020, 22:33
-
Ini Harapan Hari Nur Yulianto pada Ulang Tahun PSIS Semarang
Bola Indonesia 18 Mei 2020, 19:54
-
Ulang Tahun ke-88, Manajemen Ingin PSIS Lebih Berprestasi
Bola Indonesia 18 Mei 2020, 18:58
-
PSIS Rayakan Ulang Tahun ke-88 dengan Bakti Sosial
Bola Indonesia 18 Mei 2020, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persib 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:44
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR