Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus berinovasi guna melakukan pengembangan dan memajukan sepak bola nasional. Tidak hanya berkutat pada strata kompetisi dan deretan level tim nasional, namun juga melahirkan hingga merealisasikan ide-ide sepak bola dalam konteks berbangsa dan bernegara.
Yakni, memikirkan perkembangan dan mengubah tata cara berpikir bangsa melalui sepak bola. Hal tersebut, coba difasilitasi PSSI dengan program Indonesia Millennium Football Development (IMFD).
"Sehingga, bukan lagi soal teknis main bola yang kami urusi. Melainkan, mensosialisasikan sepak bola dan mengubah cara berpikir bangsa agar lebih maju. Sebab, sepak bola bisa melakukan banyak hal," terang Ketua IMFD, Hinca IP Pandjaitan.
Dilanjutkannya, IMFD bertekad mengembangkan sepak bola nasional supaya bisa melangkah jauh ribuan tahun tanpa henti. Sebelumnya, IMFD IMFD disetujui dalam Kongres PSSI di Surabaya, Senin (17/6).
Program tersebut, bukan untuk tahunan saja, namun menjadi program jangka panjang PSSI. Saat penjelasan mengenai programnya, Hinca mengakui kalau Jepang menjadi kiblat dari IMFD yang disusun.
"Jepang dulu pernah bermimpi jadi tuan rumah dan juara Piala Dunia dalam target 50 tahunnya. Kerja keras mereka akhirnya terwujudkan tak sampai 50 tahun," tuntas sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Disiplin PSSI tersebut. (esa/dzi)
Yakni, memikirkan perkembangan dan mengubah tata cara berpikir bangsa melalui sepak bola. Hal tersebut, coba difasilitasi PSSI dengan program Indonesia Millennium Football Development (IMFD).
"Sehingga, bukan lagi soal teknis main bola yang kami urusi. Melainkan, mensosialisasikan sepak bola dan mengubah cara berpikir bangsa agar lebih maju. Sebab, sepak bola bisa melakukan banyak hal," terang Ketua IMFD, Hinca IP Pandjaitan.
Dilanjutkannya, IMFD bertekad mengembangkan sepak bola nasional supaya bisa melangkah jauh ribuan tahun tanpa henti. Sebelumnya, IMFD IMFD disetujui dalam Kongres PSSI di Surabaya, Senin (17/6).
Program tersebut, bukan untuk tahunan saja, namun menjadi program jangka panjang PSSI. Saat penjelasan mengenai programnya, Hinca mengakui kalau Jepang menjadi kiblat dari IMFD yang disusun.
"Jepang dulu pernah bermimpi jadi tuan rumah dan juara Piala Dunia dalam target 50 tahunnya. Kerja keras mereka akhirnya terwujudkan tak sampai 50 tahun," tuntas sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Disiplin PSSI tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perlihatkan Kepedulian, IMFD Berkoodinasi Dengan AFF
Bola Indonesia 8 Mei 2014, 19:44
-
PSSI Lakukan Inovasi Sepak Bola Melalui IMFD
Bola Indonesia 8 Mei 2014, 18:00
-
Cholid Ghoromah Tanggapi Dingin Pernyataan Direktur Hukum PSSI
Bola Indonesia 6 Mei 2014, 14:37
-
Djohar: Lawan Myanmar Pelajaran Berharga Bagi Timnas U-19
Tim Nasional 6 Mei 2014, 14:03
-
Djohar Kritisi Permainan Timnas U-19
Tim Nasional 6 Mei 2014, 13:06
LATEST UPDATE
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR