Bola.net - Meski kecewa dengan permainan yang ditunjukkan Timnas Indonesia U-19 kala menjajal Myanmar U-19 (5/5), namun Djohar Arifin menganggap laga yang berakhir 1-1 tersebut sebagai pelajaran berharga bagi anak asuh Indra Sjafri.
Dalam laga yang dihelat di Gelora Bung Karno tersebut, skuat Garuda Jaya unggul lebih dahulu melalui Muchlis Hadi Ning kala laga baru berjalan empat menit. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Aung Thu mencetak gol balasan di menit ke-8.
"Pertandingan itu bagus. Kita dapat lawan kuat dan keras. Alhasil, anak-anak terpaksa mengeluarkan seluruh kemampuannya," ujar Djohar pada Bola.net.
"Selain itu, kita jadi tahu di mana letak kekurangan tim ini," sambung Ketua Umum PSSI tersebut.
Timnas U-19 dijadwalkan kembali meladeni musuh yang sama pada Rabu (7/5) besok. Menanggapi laga kedua ini, Djohar berharap Evan Dimas dan kawan-kawan bermain lebih baik serta tak boleh mengulang lagi kesalahan di pertandingan pertama.
"Tak boleh lagi ada kesalahan-kesalahan mendasar seperti ini terulang pada pertandingan berikutnya," tandasnya. [initial]
(en/pra)
Dalam laga yang dihelat di Gelora Bung Karno tersebut, skuat Garuda Jaya unggul lebih dahulu melalui Muchlis Hadi Ning kala laga baru berjalan empat menit. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Aung Thu mencetak gol balasan di menit ke-8.
"Pertandingan itu bagus. Kita dapat lawan kuat dan keras. Alhasil, anak-anak terpaksa mengeluarkan seluruh kemampuannya," ujar Djohar pada Bola.net.
"Selain itu, kita jadi tahu di mana letak kekurangan tim ini," sambung Ketua Umum PSSI tersebut.
Timnas U-19 dijadwalkan kembali meladeni musuh yang sama pada Rabu (7/5) besok. Menanggapi laga kedua ini, Djohar berharap Evan Dimas dan kawan-kawan bermain lebih baik serta tak boleh mengulang lagi kesalahan di pertandingan pertama.
"Tak boleh lagi ada kesalahan-kesalahan mendasar seperti ini terulang pada pertandingan berikutnya," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Djohar Kritisi Permainan Timnas U-19
- Mengunci Evan Dimas, Resep Myanmar Imbangi Indonesia
- Selain Emosi, Ini Soroton Indra Sjafri Untuk Timnas U-19
- Indra Sjafri Akui Mendapatkan Pengalaman Berharga dari Myanmar
- Pelatih Myanmar Puas Mampu Sulitkan Indonesia
- Indra Sjafri: Myanmar Sukses Pancing Emosi Pemain Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cholid Ghoromah Tanggapi Dingin Pernyataan Direktur Hukum PSSI
Bola Indonesia 6 Mei 2014, 14:37
-
Djohar: Lawan Myanmar Pelajaran Berharga Bagi Timnas U-19
Tim Nasional 6 Mei 2014, 14:03
-
Djohar Kritisi Permainan Timnas U-19
Tim Nasional 6 Mei 2014, 13:06
-
Pro Duta Optimistis Gugatan Mereka Bakal Dimenangkan CAS
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 21:09
-
Arema Indonesia Kembali Ajukan Gugatan Via CAS
Bola Indonesia 5 Mei 2014, 20:20
LATEST UPDATE
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR