Bola.net - PSSI menyambut baik hasil keputusan rapat kerja (raker) Komisi X DPR RI dengan Menpora Imam Nahrawi terkait dengan permintaan Komisi X agar Menpora bertemu dengan PSSI untuk menemukan solusi atas situasi sepak bola Indonesia.
"Saya, atas nama PSSI menyambut baik hasil raker Komisi X DPR dengan Menpora. PSSI prinsipnya siap bertemu dengan Menpora untuk kepentingan sepakbola Indonesia," kata Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti seperti dilansir Antara.
Pertemuan Menpora dengan PSSI yang direncanakan sebelum 23 Juni 2015 itu diharapkan dapat mencapai kesepakatan bersama sehingga sanksi FIFA atas sepak bola Indonesia dapat dicabut.
Seperti diketahui sanksi FIFA atas sepak bola Indonesia dijatuhkan sejak 30 Mei 2015 lalu dan dipastikan akan dicabut apabila Kemenpora juga mencabut SK Pembekuan sehingga PSSI dapat beraktivitas seperti sebelumnya, terutama dalam melaksanakan kegiatan sepak bola.
Dalam suratnya, FIFA menjelaskan bahwa sanksi atas sepak bola Indonesia akan dicabut apabila empat hal yang menjadi perhatian FIFA terhadap sepak bola Indonesia telah dipenuhi, yakni: Pertama, Komite Eksekutif PSSI terpilih dapat menjalankan kepengurusannya secara independen tanpa intervensi dari pihak ketiga manapun, termasuk Kemenpora dan BOPI.
Kedua, tanggung jawab terhadap tim nasional Indonesia diserahkan kepada PSSI.
Ketiga, tanggung jawab terhadap kompetisi nasional diserahkan kepada PSSI dan operator liga yang ditunjuk, Keempat, klub yang sudah lolos verifikasi PSSI dan sesuai dengan regulasi PSSI Club Licensing dapat mengikuti kompetisi yang diadakan PSSI. (ant/dzi)
"Saya, atas nama PSSI menyambut baik hasil raker Komisi X DPR dengan Menpora. PSSI prinsipnya siap bertemu dengan Menpora untuk kepentingan sepakbola Indonesia," kata Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti seperti dilansir Antara.
Pertemuan Menpora dengan PSSI yang direncanakan sebelum 23 Juni 2015 itu diharapkan dapat mencapai kesepakatan bersama sehingga sanksi FIFA atas sepak bola Indonesia dapat dicabut.
Seperti diketahui sanksi FIFA atas sepak bola Indonesia dijatuhkan sejak 30 Mei 2015 lalu dan dipastikan akan dicabut apabila Kemenpora juga mencabut SK Pembekuan sehingga PSSI dapat beraktivitas seperti sebelumnya, terutama dalam melaksanakan kegiatan sepak bola.
Dalam suratnya, FIFA menjelaskan bahwa sanksi atas sepak bola Indonesia akan dicabut apabila empat hal yang menjadi perhatian FIFA terhadap sepak bola Indonesia telah dipenuhi, yakni: Pertama, Komite Eksekutif PSSI terpilih dapat menjalankan kepengurusannya secara independen tanpa intervensi dari pihak ketiga manapun, termasuk Kemenpora dan BOPI.
Kedua, tanggung jawab terhadap tim nasional Indonesia diserahkan kepada PSSI.
Ketiga, tanggung jawab terhadap kompetisi nasional diserahkan kepada PSSI dan operator liga yang ditunjuk, Keempat, klub yang sudah lolos verifikasi PSSI dan sesuai dengan regulasi PSSI Club Licensing dapat mengikuti kompetisi yang diadakan PSSI. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Siap Jelaskan Kondisi PSSI Yang Sebenarnya Kepada FIFA
Bola Indonesia 11 Juni 2015, 22:52
-
PSSI Sambut Baik Agenda Pertemuan Dengan Menpora
Bola Indonesia 11 Juni 2015, 22:40
-
Persebaya Takut kepada Regulasi PSSI
Bola Indonesia 11 Juni 2015, 21:18
-
Didesak DPR-RI, Menpora Setuju Bertemu PSSI
Bola Indonesia 11 Juni 2015, 11:44
-
KoruPSSI: PSSI Sangat Tertutup Dalam Laporan Keuangan
Bola Indonesia 10 Juni 2015, 21:01
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR