Bola.net - Hanoi T&T sukses meraih poin penuh di kandang Arema Cronus dalam laga lanjutan AFC Cup 2014 di Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (11/03) petang. Dua gol yang dicetak Gonzalo Marronkle dan gol di menit akhir oleh Nguyen van Quyet, membawa tim asal Vietnam ini menaklukkan tuan rumah dengan skor 3-1.
Arema langsung tampil menggebrak sejak laga dimulai. Serbuan Thierry Gathuessi dari sisi kanan pertahanan Hanoi beberapa kali merepotkan barisan belakang Hanoi T&T.
Derasnya serbuan Arema membuat penggawa Hanoi harus bermain keras untuk menghentikan serbuan tuan rumah. Walhasil, akibat permainan keras ini, Nguyen Quoc Long mendapat kartu kuning di menit 9 usai melanggar Samsul Arif dari belakang.
Menit 11, Samsul Arif memiliki peluang emas mencetak gol ke gawang Hanoi. Namun, bola sepakannya masih bisa dihalau pemain belakang tim asal Vietnam ini.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris bobol. Umpan Nguyen van Quyet disambut Gonzalo Marronkle dengan sundulan akurat ke gawang Arema. Namun, Kurnia Meiga masih bisa menepis bola ke atas mistar gawangnya.
Semenit kemudian, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Van Quyet berhasil menembus benteng pertahanan tuan rumah dan tinggal berhadapan dengan Kurnia Meiga. Beruntung bagi Arema, bola lepas dari penguasaan pemain andalan Hanoi tersebut.
Gawang Arema akhirnya bobol di menit 20. Memanfaatkan bola muntah, hasil tepisan Kurnia Meiga, Gonzalo Marronkle membawa Hanoi unggul.
Arema berhasil menyamakan kedudukan di menit 25, melalui eksekusi penalti Cristian Gonzalez. Penalti ini diberikan wasit Ma Ning menyusul pelanggaran Dao Duy Khanh pada Beto Goncalves.
Tujuh menit kemudian, giliran Hanoi mendapat hadiah penalti, usai handsball Victor Igbonefo. Gonzalo Marronkle yang dipercaya menjadi algojo tak kesulitan menaklukkan Kurnia Meiga dan membawa Hanoi kembali unggul.
Kembali tertinggal, Arema berupaya mengejar. Namun, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan anak asuh Phan Thanh Hung.
Di awal babak kedua, Arema melakukan pergantian pemain. I Gede Sukadana ditarik dan digantikan oleh Hendro Siswanto.
Masuknya Hedro membuat serangan Arema kian trengginas. Beberapa kali Beto Goncalves, Samsul Arif dan Cristian Gonzales membuat kelabakan barisan pertahanan Hanoi. Pada menit 57, Arema kembali melakukan pergantian. Kali ini Samsul Arif ditarik digantikan Sunarto.
Arema nyaris berhasil menyamakan kedudukan di menit 60. Namun, sepakan Dendi Santoso, usai menerima umpan Gonzales masih tipis di samping gawang Hanoi.
Usai peluang tersebut, Arema sempat mengurung pertahanan Hanoi. Namun, serangan bertubi-tubi Beto dan kawan-kawan gagal menembus kokohnya benteng Hanoi.
Menambah daya gedor, Arema kembali memasukkan darah segar. Dendi Santoso yang sudah kepayahan ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Sepanjang sisa pertandingan, Arema terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, menit 88, gawang Arema harus bobol oleh Nguyen van Quyet. Kedudukan ini tak berubah sampai laga usai. (bola/dzi)
Arema langsung tampil menggebrak sejak laga dimulai. Serbuan Thierry Gathuessi dari sisi kanan pertahanan Hanoi beberapa kali merepotkan barisan belakang Hanoi T&T.
Derasnya serbuan Arema membuat penggawa Hanoi harus bermain keras untuk menghentikan serbuan tuan rumah. Walhasil, akibat permainan keras ini, Nguyen Quoc Long mendapat kartu kuning di menit 9 usai melanggar Samsul Arif dari belakang.
Menit 11, Samsul Arif memiliki peluang emas mencetak gol ke gawang Hanoi. Namun, bola sepakannya masih bisa dihalau pemain belakang tim asal Vietnam ini.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris bobol. Umpan Nguyen van Quyet disambut Gonzalo Marronkle dengan sundulan akurat ke gawang Arema. Namun, Kurnia Meiga masih bisa menepis bola ke atas mistar gawangnya.
Semenit kemudian, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Van Quyet berhasil menembus benteng pertahanan tuan rumah dan tinggal berhadapan dengan Kurnia Meiga. Beruntung bagi Arema, bola lepas dari penguasaan pemain andalan Hanoi tersebut.
Gawang Arema akhirnya bobol di menit 20. Memanfaatkan bola muntah, hasil tepisan Kurnia Meiga, Gonzalo Marronkle membawa Hanoi unggul.
Arema berhasil menyamakan kedudukan di menit 25, melalui eksekusi penalti Cristian Gonzalez. Penalti ini diberikan wasit Ma Ning menyusul pelanggaran Dao Duy Khanh pada Beto Goncalves.
Tujuh menit kemudian, giliran Hanoi mendapat hadiah penalti, usai handsball Victor Igbonefo. Gonzalo Marronkle yang dipercaya menjadi algojo tak kesulitan menaklukkan Kurnia Meiga dan membawa Hanoi kembali unggul.
Kembali tertinggal, Arema berupaya mengejar. Namun, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan anak asuh Phan Thanh Hung.
Di awal babak kedua, Arema melakukan pergantian pemain. I Gede Sukadana ditarik dan digantikan oleh Hendro Siswanto.
Masuknya Hedro membuat serangan Arema kian trengginas. Beberapa kali Beto Goncalves, Samsul Arif dan Cristian Gonzales membuat kelabakan barisan pertahanan Hanoi. Pada menit 57, Arema kembali melakukan pergantian. Kali ini Samsul Arif ditarik digantikan Sunarto.
Arema nyaris berhasil menyamakan kedudukan di menit 60. Namun, sepakan Dendi Santoso, usai menerima umpan Gonzales masih tipis di samping gawang Hanoi.
Usai peluang tersebut, Arema sempat mengurung pertahanan Hanoi. Namun, serangan bertubi-tubi Beto dan kawan-kawan gagal menembus kokohnya benteng Hanoi.
Menambah daya gedor, Arema kembali memasukkan darah segar. Dendi Santoso yang sudah kepayahan ditarik keluar. Posisinya diisi Irsyad Maulana.
Sepanjang sisa pertandingan, Arema terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, menit 88, gawang Arema harus bobol oleh Nguyen van Quyet. Kedudukan ini tak berubah sampai laga usai. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review AFC Cup: Hanoi Curi Poin Penuh di Kandang Arema
Bola Indonesia 11 Maret 2014, 17:57
-
Kembali Kalah, Barito Putera Tak Risau
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 23:19
-
Review ISL: Arema Cronus Bekuk 10 Pemain Barito Putera
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 21:00
-
Arema Bekuk Persikoba Lima Gol Tanpa Balas di Laga Amal
Bola Indonesia 17 Februari 2014, 20:41
-
Inilah Susunan Pemain Arema vs Persik
Bola Indonesia 6 Februari 2014, 18:38
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR