
Ambisi memburu puncak klasemen, Bajul Ijo langsung menekan begitu peluit pertama dibunyikan. Belum semenit laga ini berjalan, tuan rumah langsung mengancam lewat Anoure Obiora Richad. Sayang tendangannya melenceng.
Kurang rapatnya pertahanan Laskar Mataram dimanfaatkan betul oleh anak asuh Freddy Mulli. Menit ke delapan, mereka kembali menebar ancaman melalui tendangan Basuki dari luar kotak penalti. Sayang bola masih terlampau mudah bagi penjaga gawang tim tamu, Agung Prasetyo.
Peluang pertama PSIM sendiri baru hadir di menit ke-11 melalui tendangan bebas Kristian Adelmund. Namun kiper Persebaya, Ari Soma masih bisa menghalaunya.
Tiga menit usai peluang mereka tersebut, tim tamu akhirnya malah kebobolan. Berawal dari crossing Imam Yulianto, bola diumpankan Obiora melalui sundulannya ke Habib Sukron yang tak terjaga. Sundulan Habib itu tak dapat ditepis kiper Agung dan tuan rumah pun unggul 1-0.
Unggul satu gol tak membuat Bajul Ijo mengendurkan tekanan. Tim asuhan Freddy Muli itu kembali menguasai jalanya laga. Gol pun kembali datang pada menit ke-24 kali ini dari Anoure Obiora Richad memanfaatkan assist sempurna Supaham. Bajul Ijo unggul kian jauh 2-0
Pelatih PSIM, Hanafing nampaknya tak puas dengan kinerja lini depannya. Ia pun menarik striker Reinhard Rumakewi dan menggantinya dengan Lakman Salam di menit ke-32. Namun skor 2-0 untuk Persebaya bertahan hingga jeda.
PSIM kembali menarik keluar strikernya di awal babak kedua ini. Kali ini giliran striker asing, Emilie Linkers yang ditarik keluar dan sriker veteran, Seto Nurdiyantoro masuk menggantikannya. Masuknya Seto berimbas positif ke permainan PSIM. Laskar Mataram tampil lebih agresif dan lebih intens untuk membongkar pertahanan PSIM.
Peluang kembali datang pada tim tamu di menit ke-54 melalui tendangan spekulasi M Irfan dari jarak jauh. Nyaris! Bola masih membentur tiang gawang. Semenit kemudian, giliran Lakman Salam melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Tapi kali ini Ari Soma masih sigap menghalaunya.
Persebaya harus kehilangan Habib Syukron karena cedera pada menit ke-58. Freddy Muli kemudian memasukkan Wahyu Subo menggantikan sang pecetak gol pertama. Namun, dua menit berselang mereka harus rela kebobolan.
PSIM akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan mereka melalui kaki pemain yang baru masuk, Seto Nurdiyantoro menit ke-60. Sukses melewati dua bek, striker veteran itu pun kemudian kiper Ari Soma guna mengubah skor menjadi 2-1.
Setelah gol itu, PSIM malah memegang kendali. Hasilnya, pada menit ke-72, Kristian Adelmund mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan dari M Irfan.
Upaya Freddy Mulli untuk memasukkan Zaenal Ichwan menggantikan Basuki di menit ke-76 tak berbuah hasil. Hingga laga usai, skor 2-2 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Persebaya gagal menempel Persita Tangerang di puncak klasemen. Tambahan satu angka bagi Persebaya dan PSIM membuat mereka tetap di peringkat kedua dan ketiga dengan perolehan angka sama 32, tertinggal dua angka dari Persita. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review DU: Ditahan PSIM, Persebaya Gagal ke Puncak
Bola Indonesia 18 Mei 2012, 19:52
-
Preview: Persebaya DU vs PSIM, Jaga Asa Juara Grup
Bola Indonesia 18 Mei 2012, 06:58
-
Persitara Bertekad Rebut Puncak Klasemen
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 23:54
-
Divisi Utama (LI): Gol Tunggal Adolfo Menangkan Persitara
Bola Indonesia 7 Mei 2012, 22:30
-
Asa Meningkat, Persitara Pertahankan Formasi
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 06:25
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR