
Bola.net - Arema Indonesia sukses menaklukkan lawan bebuyutan mereka Persebaya Surabaya. Dalam laga panas -diwarnai mogoknya penggawa Persebaya- yang berlangsung di Stadion Gajayana Malang, Minggu (23/6), tuan rumah berhasil menaklukkan Persebaya dengan skor 2-1.
Berstatus sebagai tim tamu tak membuat Persebaya bermain defensif. Mengandalkan kecepatan Andik Vermansyah dan Rendi Irwan, Bajul Ijo -julukan Persebaya- menekan pertahanan Arema.
Dua menit laga berjalan, solo run Andik gagal dihadang barisan pertahanan. Sayang, umpan matangnya ke Mario Karlovic masih gagal dimanfaatkan dengan baik. Tendangan gelandang asal Australia ini masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ade Mochtar.
Menit ke-15 giliran Fernando Soler mengancam gawang Arema. Namun, kali ini sundulannya, menerima umpan silang Mat Halil, masih melambung.
20 menit laga berjalan, pelatih Persebaya, Ibnu Grahan terpaksa mengubah taktik. Fernando Soler, yang nampak kurang fit, ditarik dan diganti Feri Ariawan. Keluarnya Soler membuat para penggawa Arema percaya diri. Legimin Raharjo dan kawan-kawan mulai berani tampil lebih ofensif.
Menit 40, justru Persebaya yang berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang dari sisi kiri pertahanan Arema mampu dimanfaatkan Mario Karlovic dengan tendangan first time, yang tidak bisa diantisipasi Ade Mochtar.
Kebobolan, Arema berusaha membalas. Mereka sempat memiliki peluang di akhir babak pertama. Sayang, tendangan bebas Herman Romansyah masih menghajar mistar gawang Persebaya.
Di babak kedua, Arema bermain lebih menyerang. Alhasil, mereka sempat mendapat peluang emas di menit 47. Duani Pasatria berhasil menguasai bola di kotak penalti Persebaya. Sayang bola akhirnya berhasil disapu barisan pertahanan Persebaya.
Arema akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit 68. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persebaya, Putut Waringin Jati, yang tidak terkawal, melepas sundulan terarah yang tidak bisa diantisipasi Dimas Galih.
Para pemain Persebaya sempat melancarkan protes atas prosesnya gol ini. Mereka menganggap Putut berada dalam posisi offside. Namun, wasit Saripudin memutuskan bahwa gol ini sah.
Kebobolan, Persebaya berusaha kembali menekan. Sebuah peluang emas didapatkan anak asuh Ibnu Grahan tersebut menit 76. Sundulan Karlovic, dari tendangan sudut Andik, masih bisa ditepis Ade Mochtar.
Menit ke-80, Arema justru mendapat hadiah penalti dari wasit. Penalti ini menyusul pelanggaran Yusuf Hamzah pada Duani Pasatria. Keputusan wasit ini kontan diprotes keras para penggawa Persebaya. Mereka memilih tak meneruskan permainan.
Setelah sekitar 15 menit 'mogok main' para penggawa Persebaya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan permainan. Laga dilanjutkan dengan eksekusi penalti oleh Herman Romansyah. Tanpa kesulitan, Herman sukses mengeksekusi tendangan penalti dan membawa Arema balik unggul.
Sepanjang sisa laga, para penggawa Persebaya berusaha menyamakan kedudukan. Namun, hingga laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tuan rumah. (den/dzi)
Berstatus sebagai tim tamu tak membuat Persebaya bermain defensif. Mengandalkan kecepatan Andik Vermansyah dan Rendi Irwan, Bajul Ijo -julukan Persebaya- menekan pertahanan Arema.
Dua menit laga berjalan, solo run Andik gagal dihadang barisan pertahanan. Sayang, umpan matangnya ke Mario Karlovic masih gagal dimanfaatkan dengan baik. Tendangan gelandang asal Australia ini masih melambung di atas gawang Arema, yang dikawal Ade Mochtar.
Menit ke-15 giliran Fernando Soler mengancam gawang Arema. Namun, kali ini sundulannya, menerima umpan silang Mat Halil, masih melambung.
20 menit laga berjalan, pelatih Persebaya, Ibnu Grahan terpaksa mengubah taktik. Fernando Soler, yang nampak kurang fit, ditarik dan diganti Feri Ariawan. Keluarnya Soler membuat para penggawa Arema percaya diri. Legimin Raharjo dan kawan-kawan mulai berani tampil lebih ofensif.
Menit 40, justru Persebaya yang berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang dari sisi kiri pertahanan Arema mampu dimanfaatkan Mario Karlovic dengan tendangan first time, yang tidak bisa diantisipasi Ade Mochtar.
Kebobolan, Arema berusaha membalas. Mereka sempat memiliki peluang di akhir babak pertama. Sayang, tendangan bebas Herman Romansyah masih menghajar mistar gawang Persebaya.
Di babak kedua, Arema bermain lebih menyerang. Alhasil, mereka sempat mendapat peluang emas di menit 47. Duani Pasatria berhasil menguasai bola di kotak penalti Persebaya. Sayang bola akhirnya berhasil disapu barisan pertahanan Persebaya.
Arema akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit 68. Memanfaatkan kemelut di mulut gawang Persebaya, Putut Waringin Jati, yang tidak terkawal, melepas sundulan terarah yang tidak bisa diantisipasi Dimas Galih.
Para pemain Persebaya sempat melancarkan protes atas prosesnya gol ini. Mereka menganggap Putut berada dalam posisi offside. Namun, wasit Saripudin memutuskan bahwa gol ini sah.
Kebobolan, Persebaya berusaha kembali menekan. Sebuah peluang emas didapatkan anak asuh Ibnu Grahan tersebut menit 76. Sundulan Karlovic, dari tendangan sudut Andik, masih bisa ditepis Ade Mochtar.
Menit ke-80, Arema justru mendapat hadiah penalti dari wasit. Penalti ini menyusul pelanggaran Yusuf Hamzah pada Duani Pasatria. Keputusan wasit ini kontan diprotes keras para penggawa Persebaya. Mereka memilih tak meneruskan permainan.
Setelah sekitar 15 menit 'mogok main' para penggawa Persebaya akhirnya memutuskan untuk melanjutkan permainan. Laga dilanjutkan dengan eksekusi penalti oleh Herman Romansyah. Tanpa kesulitan, Herman sukses mengeksekusi tendangan penalti dan membawa Arema balik unggul.
Sepanjang sisa laga, para penggawa Persebaya berusaha menyamakan kedudukan. Namun, hingga laga usai, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tuan rumah. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Protes Keras Kepemimpinan Wasit Saripudin
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 20:44
-
Dibekuk Arema, Persebaya Kecewa
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 20:26
-
Manajer Arema 'Dukung' Aksi Mogok Penggawa Persebaya
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 20:11
-
Tertinggal Lebih Dulu, Gurning Senang Arema Menang
Bola Indonesia 23 Juni 2013, 19:57
-
Petar Segrt Gelar Perpisahan di Warung Coto
Bolatainment 23 Juni 2013, 18:55
LATEST UPDATE
-
Menunggu Flick vs Mourinho di El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:23
-
Jadwal Siaran Langsung Liverpool vs Brentford: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:14
-
Akhir Musim Barcelona, Gol Perpisahan Lewandowski Jadi Momen Spesial
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR