
Persema mengawali laga dengan berhati-hati. Mereka lebih banyak memainkan bola di area sendiri. Sementara, para penggawa Semen Padang berusaha langsung tampil agresif dan menekan pertahanan tuan rumah.
Menit ke-8, Persema mendapat peluang pertama. Melalui serangan balik, Pandi Widiarto mampu lolos dari kawalan David Pagbe. Sayang, tendangan gelandang muda Persema ini masih bisa ditangkap dengan mudah oleh Fahrul Rozi, yang mengawal gawang Semen Padang.
Semen Padang sendiri terus berusaha menekan pertahanan Persema. Namun mereka kesulitan untuk menembus barisan pertahanan Persema, yang tampil disiplin sampai 15 menit laga berjalan.
Upaya Semen Padang kembali kandas di menit ke-36. Sundulan Edward Wilson Junior hanya menghantam tiang gawang Persema, meski kiper Persema sudah mati langkah.
Persema sendiri sempat memiliki satu lagi peluang di babak pertama. Namun kali ini tendangan Pandi di menit ke-42 masih melenceng dari sasaran. Namun, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol.
Di babak kedua, Semen Padang kembali menunjukkan dominasi mereka. 30 detik laga dimulai, umpan silang Elie Aiboy mampu disambut Vendry Mofu dengan sundulan yang mengarah gawang. Namun, Ruhanda masih sigap dan mampu menangkap bola dengan sempurna.
Pada menit 51, Semen Padang sebenarnya mampu mencetak gol melalui sundulan Esteban Vizcarra. Namun, wasit menganulir karena Esteban berada dalam posisi offside.
Semenit kemudian, Semen Padang akhirnya mencetak gol melalui Edward Wilson Junior. Menerima umpan matang Titus Bonai, Edward tanpa kesulitan menaklukkan Ruhanda. Hanya butuh dua menit bagi Semen Padang untuk menggandakan kedudukan. Kali ini Edward Wilson memaksimalkan umpan Elie Aiboy.
Menit 58 sempat terjadi keributan antara pemain kedua tim. Ricky Ohorella yang emosi akhirnya ditarik oleh tim pelatih Semen Padang dan diganti Jajang Paliama.
Pergantian pemain di Semen Padang tak mengubah dominasi mereka. Serangan demi serangan terus dilakukan anak asuh Jafri Sastra ini ke jantung pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-67, Kabau Sirah berhasil menambah keunggulan mereka. Yu-HyunKoo membobol gawang Ruhanda melalui tendangan bebas, yang menembus pojok kiri atas gawang.
Menit ke-73, gawang Persema akhirnya kembali bobol. Kali ini Esteban Vizcarra yang membobol gawang Ruhanda dengan sundulannya.
Tak puas dengan empat gol, pada menit 76, Pelatih Semen Padang memasukkan M. Nur Iskandar menggantikan Elie Aiboy untuk menambah daya dobrak anak asuhnya.
Masuknya Nur Iskandar meningkatkan tekanan ke pertahanan Persema. Tusukan Nur Iskandar di penghujung laga harus dihadang penggawa Persema di kotak penalti. Alhasil, wasit Saripudin menghadiahkan tendangan penalti bagi Semen Padang.
Edward Wilson Junior yang ditunjuk menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Sepakan keras Edu -sapaan karib Edward Wilson- gagal diantisipasi Ruhanda.
Unggul lima gol, tak membuat Semen Padang mengendurkan serangannya. Namun, sampai laga berakhir, kedudukan tetap tak berubah bagi keunggulan Semen Padang. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review IPL: Juku Eja Taklukkan Persijap 2-1
Bola Indonesia 26 Juni 2013, 21:21
-
Persema Pertanyakan Kepemimpinan Wasit Saripudin
Bola Indonesia 26 Juni 2013, 19:09
-
Meski Kalah, Pelatih Persema Salut Penampilan Pemain Mudanya
Bola Indonesia 26 Juni 2013, 18:34
-
Semen Padang Akui Sempat Kesulitan Bongkar Pertahanan Persema
Bola Indonesia 26 Juni 2013, 18:23
-
Review IPL: Semen Padang Remukkan Laskar Ken Arok
Bola Indonesia 26 Juni 2013, 17:11
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR